Campaign cover image

Korban Longsor Cileuksa Butuh Bantuan

Nama saya Basirun. Pada 1 Januari 2020, saya dikejutkan kabar longsor yang terjadi di desa asal saya, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Longsor terjadi usai hujan deras dan meluluhlantakkan Desa Cileuksa. Puluhan warga hilang dan beberapa di antaranya tewas. 

Was-was kondisi yang ada di Bogor, saya pun memutuskan segera ke kampung asal bersama teman-teman. Pekerjaan di Jakarta saya hentikan. Saya ingin mengunjungi saudara-saudara saya. Ada 10 rumah keluarga saya dan juga teman saya yang terbawa longsor serta terdampak banjir bandang. Beruntung keluarga dan teman-teman saya selamat. 

Namun menembus lokasi longsor bukanlah hal yang mudah. Saya dan teman teman butuh waktu berjam-jam untuk tiba di lokasi bencana. Lebih dari 12 jam waktu yang harus kami tempuh dari Jakarta menuju lokasi bencana. Makanan siap saji yang kami bawa untuk keluarga di Bogor, sebagian kami bagikan di jalan karena banyak warga yang membutuhkan makanan siap makan saat itu. 

Sesampainya di lokasi, saya dan teman-teman memastikan keluarga aman dan ditempatkan di tenda pengungsian. 

Rumah-rumah mereka tidak bisa digunakan lagi. Pemerintah setempat sudah memberikan bantuan namun minim karena akses untuk mencapai desa kami memang sangat sulit.

Terakhir saya dan teman-teman mengirim bantuan hari Minggu, 12 Januari 2020. Saya berangkat dari Kedoya, Jakarta Barat jam 06.30 WIB dan tiba di pos pertama daerah Ranca Bebek pukul 11 siang. Setelah istirahat sejenak, pukul 11.30 WIB kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju lokasi. Hal ini karena akses menuju lokasi belum bisa ditempuh dengan kendaraan.  

Perjalanan menuju lokasi memakan waktu 3-4 jam. Saya dan rombongan sampai di lokasi pukul 15.30 WIB. Kenapa saya lewat pos Ranca Bebek? karena letak pos ini paling dekat dan akses jalan bisa dilewati.

Menurut catatan kami, keluarga saya bersama teman-teman termasuk dari 4.100 warga desa yang mengungsi. Fokus bantuan untuk sementara diarahkan ke 600 anak-anak, 30 wanita hamil, dan 140 wanita menyusui. Dari laporan pandangan mata, 95 persen warga yang mengungsi masih berada di tenda-tenda pengungsian. 

Para pengungsi sangat membutuhkan obat-obatan dan biaya untuk memperbaiki tempat tinggal yang rusak diterjang longsor. Keluarga dan teman-teman saya yang kehilangan tempat tinggal membutuhkan dana perbaikan Rp 75 juta setiap rumah. 

Jumlah total dana yang dibutuhkan untuk perbaikan 10 rumah mereka adalah Rp 750 juta. Kami mengajak Teman Baik dan donatur BenihBaik.com untuk membantu kami, korban bencana tanah longsor Desa Cileuksa, Bogor.

Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.

    Pencairan Dana 144.200

    Ke rekening ****8875 a/n basiron bin sudir


    Korban Longsor Cileuksa Butuh Bantuan

 

BenihBaik.com telah memiliki Izin Pengumpulan Uang di Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kominfo BenihBaik.com
Kemensos BenihBaik.com