Campaign cover image

Bantu Kami Merawat Korban Bullying dan Depresi

Ini cerita dari kota Jogja. Usia orang ini baru 23 tahun. Penampilannya kumal dengan rambut dan kumis yang tak terurus. Tatapannya kosong, layu dan tertunduk. Kalau diajak bicara, mana berani dia tatap lawannya. Kalaupun bicara, suaranya pelan. Sangat jarang dia berbicara dengan orang lain. Bila ditanya, dia cuma menjawab seadanya.

Orang dalam cerita ini mengalami gangguan depresi dan isolasi diri. Salah seorang pasien kami di Rumah Pembelajaran Kesehatan Jiwa (RPKJ) Yogyakarta. 

Dia sempat bercerita tentang latar belakangnya. Bungsu dari dua bersaudara katanya. Orangtuanya cerai, bapaknya menikah lagi dengan perempuan lain, ibunya bekerja sebagai penjual makanan di warung dekat rumahnya. 

"Dia sempat mengenyam bangku pendidikan seperti anak seusianya. Namun saat menjelang ujian sekolah, tiba-tiba dia merasa bingung dan bimbang untuk pergi ke sekolah. TERNYATA DIA ADALAH KORBAN BULLYING TEMAN-TEMAN SEKOLAHNYA"

Bullying menyebabkan dia berhenti dari sekolah dan melanjutkan pendidikan kejar paket. Berbagai jenis pengobatan sudah dia dapat, mulai dari  berobat ke dukun, sampai berobat ke Rumah Sakit Jiwa Grhasia di Jogja.  

Pihak rumah sakit memberikannya beberapa obat. Mungkin karena obat-obat ini, kondisinya sempat membaik. Namun setelah dia berhenti minum obat atas saran teman ibunya, Selama lima bulan ia hanya mengurung diri dan bermain handphone di kamar. Dia tak mau melamar kerja, dia tak mau membantu ibunya bekerja. Kondisi inilah yang membuat sang ibu prihatin kepadanya. Sang ibu kemudian membawa anaknya kepada kami. Sejak 29 November 2019, dia menjadi warga dampingan RPKJ Yogyakarta.



RPKJ Yogyakarta merupakan salah satu layanan kesehatan jiwa di bawah Departemen Kesehatan Jiwa, Yayasan Satu Nama. Yayasan ini berdiri sejak 1997 dan pada tahun 2017 mulai concern terhadap program kesehatan jiwa. Di RPKJ, kami melayani layanan jemput dan rawat bagi orang-orang dengan gangguan jiwa, melakukan pembelajaran dan peningkatan kapasitas diri, bengkel kerja, day care dan rawat seling.



Kami menjadi rumah antara bagi warga dampingan. Mereka mendapat bimbingan agar siap kembali lagi ke rumah, keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Sebagai rumah pembelajaran, RPKJ juga menyediakan layanan dalam bentuk pelatihan dan konsultasi terkait isu difabilitas dan kesehatan jiwa.



Saat ini kami memiliki 5 warga dampingan. Untuk menjalankan pelayanan bagi orang-orang dengan gangguan jiwa selama 6 bulan saja, setidaknya kami membutuhkan dana sebesar Rp 240 juta. Dana ini diprioritaskan untuk melakukan pendampingan khusus kepada mereka, termasuk memenuhi biaya operasional seperti makan dan  minum sehari-hari, serta kebutuhan pribadi sebesar Rp 40 juta/bulan. 

Kami sangat berharap TemanBaik dapat berpartisipasi dalam program-program kami di RPKJ. TemanBaik dapat membantu Kami dengan KLIK "Donasi" sekarang atau dengan SHARE cerita ini kepada TemanBaik lainnya dan di media sosial. Perhatian TemanBaik sangatlah penting agar mereka bisa bangkit dan dan kembali beraktivitas sehari-hari. ( /SID)

#TerimaKasihTemanBaik #TerimaKasihBenihBaik 

    Warga Dampingan Rpkj Belajar Budidaya Ikan Dan Sayur Di Dalam Ember

    Sejak Oktober 2019, RPKJ Yayasan SATUNAMA telah menerima ODGJ untuk direhabilitasi dengan didampingi caregiver, pekerja sosial, psikolog, dan dokter. Salah satu ODGJ di RPKJ memiliki latar belakang korban bullying. Ketika ia dirujuk ke RPKJ memiliki karakteristik sebagai berikut :tidak banyak bicara, suara yang pelan, tidak berani menatap mata lawan bicara, sering melamun dan diam saja, kurus dan terlihat tidak terawat. 


    Yang dilakukan caregiver kepada yang bersangkutan adalah mengajak berbicara, mencoba memasuki dunianya (apa yang disukai, hobi dan kebiasaan). Pendekatan ini dilakukan sebulan lebih melalui kegiatan mengajak berkegiatan (menyapu halaman, mencuci baju, memperbaiki kerusakan ringan pada benda fungsional. Selain itu juga mengajak berinteraksi sosial, menjelaskan hal baik dan buruk atas apa yang dialami, menguatkan kepercayaan dirinya dengan cara terima seutuhnya kelebihan dan kekurangannya, tegas tidak kasar dalam memberikan teguran, dan menciptakan aktivitas harian yang dapat menyibukan yang bersangkutan tetapi bermanfaat.



    Saat ini, dengan adanya donasi yang diterima melalui penggalangan dana di BenihBaik.com, maka yang bersangkutan dan kedua temannya, sementara melakukan budidaya ikan dan sayur di dalam ember (Budikdamber). Kegiatan pendampingan langsung yang sempat terhenti ketika yang bersangkutan dan beberapa teman harus dikembalikan ke rumah pasca pandemi Covid-19 merebak pada awal Maret lalu. Namun saat ini, yang bersangkutan dan beberapa temannya sudah kembali ke RPKJ. 


    Dari hasil pantauan dan evaluasi caregiver bahwa yang bersangkutan sudah mengalami beberapa perubahan yaitu sudah berani memulai pembicaraan, terlihat lebih gemuk dan terawat, lebih mandiri, memiliki rasa keingintahuan, sudah lebih percaya diri. 


    Kegiatan Budikdamber saat ini menjadi aktivitas sehari-hari yang dilakukan yang bersangkutan bersama dengan kedua temannya, dengan mendapatkan arahan dan bimbingan dari caregiver. Selain itu, mereka juga diarahkan untuk lebih mandiri dengan tetap melakukan aktivitas harian seperti membersihkan kamar tidur, peralatan makan, halaman dan mencuci pakaian mereka sendiri. 



    Penggalangan dana ini telah berjalan dan sudah memberikan dampak positif bagi kegiatan rehabilitasi ODGJ di RPKJ Yayasan SATUNAMA. Dukungan dari publik masih terus dibutuhkan untuk kegiatan yang sementara ini masih berjalan di RPKJ, karena ini juga merupakan kegiatan membangun kesadaran publik dalam rangka menghapus stigma negatif terhadap ODGJ.


    Pencairan Dana 912.475

    Ke rekening ****8832 a/n Yayasan Satunama Yogyakarta


    Bantu Kami Merawat Korban Bullying dan Depresi

BenihBaik.com telah memiliki Izin Pengumpulan Uang di Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kominfo BenihBaik.com
Kemensos BenihBaik.com