


Berawal dari sebuah kerinduan sederhana, 60 jemaat GBI Tiranus hanya ingin memiliki tempat ibadah yang layak untuk memuji Tuhan. Selama bertahun-tahun, mereka harus beribadah di bangunan sederhana yang terbuat dari tiang bambu, beratapkan terpal, dan beralaskan tanah. Saat hujan turun, atap bocor dan lantai berubah menjadi becek. Meski demikian, semangat mereka untuk beribadah tidak pernah padam.

Perjalanan gereja ini penuh dengan perjuangan. Sejak resmi berdiri pada tahun 2017 di Kecamatan Matuari, Kota Bitung, jemaat telah lima kali berpindah tempat ibadah karena belum memiliki gedung sendiri. Mereka bahkan pernah diusir dari rumah yang dijadikan tempat beribadah karena disita bank, serta kehilangan kursi gereja akibat pencurian.

Di tengah segala keterbatasan, Pendeta Majus Tuepo tetap melayani sambil bekerja sebagai tukang ojek untuk membantu mengumpulkan biaya pembangunan. Para jemaat pun turut berjuang dengan membuat dan menjual nasi bumbu hingga akhirnya berhasil memiliki sebidang tanah untuk membangun gereja. Namun, keterbatasan biaya membuat pembangunan sempat terhenti saat pondasi baru terbangun sebagian.

Puji Tuhan, berkat doa dan dukungan #TemanBaik, pembangunan gereja akhirnya dapat kembali dilanjutkan. Tahap demi tahap mulai dikerjakan sesuai kemampuan dana yang tersedia. Awalnya, pembangunan pondasi berhasil mencapai 40 persen dengan empat tiang yang telah dicor. Walaupun prosesnya dilakukan secara bertahap karena keterbatasan biaya, kemajuan ini menjadi harapan baru bagi seluruh jemaat.

Seiring bertambahnya dukungan, pembangunan terus mengalami perkembangan. Pondasi gereja kemudian mencapai 80 persen. Sebanyak 15 dari total 18 tiang gereja telah berhasil dipasang. Selain itu, pengerjaan ring sloof tengah, timbunan tanah pondasi, serta penyusunan batu bata juga dapat dilaksanakan. Setiap bantuan yang diberikan membawa gereja ini semakin dekat menuju penyelesaiannya.

Akhirnya, proses pembangunan pondasi bagian dalam akhirnya selesai. Pekerjaan kemudian berlanjut pada pemasangan tiang atas dan sloof atas sebagai penyangga utama bangunan. Perkembangan ini menjadi bukti nyata bahwa setiap uluran tangan telah mengubah pembangunan yang sempat terhenti menjadi terus berjalan.

Kini, pondasi keliling luar dan seluruh tiang dasar bangunan GBI Jemaat Tiranus telah selesai dibangun. Batako pada bagian belakang gereja pun telah tersusun dengan rapi sehingga bentuk bangunan gereja mulai terlihat semakin kokoh. Kemajuan ini menjadi sumber sukacita dan semangat baru bagi seluruh jemaat yang selama bertahun-tahun memimpikan tempat ibadah yang layak.

Meski pembangunan masih perlu dilanjutkan pada bagian badan gereja serta sisi kiri, kanan, dan depan bangunan, perubahan yang telah terjadi menjadi bukti nyata bahwa kebaikan #TemanBaik telah menghadirkan harapan baru. Bantuan yang diberikan bukan hanya membangun sebuah gedung gereja, tetapi juga menguatkan iman, membangkitkan semangat jemaat, dan mewujudkan impian mereka untuk memiliki rumah ibadah yang aman dan layak digunakan bersama. Mari tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan!


Jl. Green Lake City Boulevard Rukan Cordoba No.A 17, Ketapang, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15147
kindness@benihbaik.com
(021) 54345850
+62 821-2355-9523