Kategori Campaign
Panggilan Mendesak
Kesehatan
Derita Osteogenesis Imperfecta, Tika Sampai 8 Kali Patah Tulang dan Panggul Bergeser
Dokter bilang panggulku bergeser, jadi aku disarankan untuk ganti panggul 10 tahun sekali. Sampai sekarang aku masih nyeri, sampai infeksi 3 kali.Hai TemanBaik, Aku Tika (31th) dari Pekanbaru, Riau. Sejak usiaku 2 tahun, aku sering mengalami patah tulang paha kanan dan kiri. Sudah 8 kali patah dan dokter mendiagnosis dengan osteogenesis imperfecta (tulang rapuh). Dulu, waktu umurku 6 tahun sudah sempat operasi panggul, tapi sayang sekali operasinya gagal. Lalu, aku dirujuk ke RSCM. Namun, orang tua ku tak ada biaya, jadi aku tidak bisa operasi secepatnya. Efeknya baru terasa ketika aku 25 tahun, di mana panggulku nyerinya bukan main. Aku baru bisa operasi panggul di tahun 2017. Sampai sekarang, aku masih merasakan nyeri dan infeksi sampai 3 kali. Dokter di daerah sampai merujukku ke Jakarta, karena mereka tak sanggup. Kondisiku semakin lemah, kalau kecapekan sedikit saja aku demam. Kaki juga ngilu dan nyeri kalau berjalan jauh, jadi harus pakai tongkat. Dokter bilang panggulku bergeser. Dokter menyarankan, aku harus ganti panggul 10 tahun sekali. Tapi gimana ya, TemanBaik? Dananya saja tak ada. Penghasilan kotor dari suami yang bekerja sebagai driver ojek online, cuma Rp 70-80 ribu. Kalo terus-terusan infeksi, aku bisa lumpuh total. Maka dari itu besar harapanku bisa ke Jakarta untuk berobat lagi. Dukungan dari TemanBaik sangat aku butuhkan selama masa pengobatan ini, terutama untuk obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, kursi roda, dan kebutuhan gizi. Kalau TemanBaik mau membantuku bisa menyalurkannya dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini ya!
Dana terkumpul
Rp 10.307.691
6 hari lagi
Dari Rp 22.440.000
Donasi
Keagamaan
Al Qur’an Braille untuk Teman Tunanetra di Indonesia
Jumlah penyandang tunanetra di Indonesia masih cukup banyak. Data Sensus Ekonomi Indonesia tahun 2018 mengungkapkan 14% dari jumlah total total populasi Indonesia atau sekitar 4,2 juta adalah penyandang tunanetra. Apabila ditarik lagi dari data tersebut, Menurut data Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia, mayoritas tunanetra muslim di Indonesia masih buta aksara Al Qur'an. Salah satu penyebabnya adalah karena mahalnya harga Al Qur'an Braille di Indonesia yang bisa mencapai jutaan rupiah.Hingga saat ini, baru sekitar 20.000 Al Qur'an Braille yang sudah disebar ke berbagai daerah di Indonesia. Padahal, kebutuhan Al Qur'an Braille di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 2 jutaan. (Sumber: Panti Sosial Bina Netra (PSBN), 2019).Melihat masalah tersebut, Komunitas We Love Others berusaha untuk memfasilitasi pemberian Al Qur'an Braille untuk para penyandang tunanetra di Indonesia yang memiliki hak yang sama untuk dapat membaca bahkan menghafalkan Al Qur'an. Untuk tahap pertama, jangkauan pemberian Al Qur'an Braille ditujukan kepada para penyandang tunanetra yaitu siswa dan pengajar Al Qur’an di daerah Lumajang, Jember, dan Magetan (Jawa Timur). Kemudian pembagian akan semakin luas jangkauannya ke penerima manfaat di seluruh Indonesia. TemanBaik, yuk dukung program pemberian Al Qur'an Braille bagi teman-teman tunanetra di Indonesia yang digagas Komunitas We Love Others dengan cara:Klik “Donasi Sekarang”.Isi nominal donasiBoleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul
Rp 4.944.015
13 hari lagi
Dari Rp 165.000.000
Donasi
Pendidikan
Wujudkan Pendidikan untuk Masyarakat Pedalaman Papua
Kami dari organisasi We Love Others (WLO) saat ini bergerak untuk membantu anak-anak dan adik-adik di pedalaman Papua agar bisa mengeyam pendidikan yang layak dengan peralatan sekolah yang maksimal, terutama buku tulis/bacaan, alat tulis, alas kaki, dll.Keterbatasan ekonomi memaksa mereka untuk berhenti sekolah karena tidak mampu membeli beragam kebutuhan untuk sekolah. Jika kondisi itu berlanjut, mereka nantinya akan sulit mendapatkan pekerjaan sehingga melestarikan jerat kemiskinan dan kebodohan.Uluran tangan dari #TemanBaik akan sangat berarti bagi mereka. Sedikit bantuan yang kita kumpulkan dan salurkan untuk kebutuhan sekolah akan membuat mereka tersenyum bahagia. Menumbuhkan semangat mereka untuk belajar sekalipun harus berjalan kaki jauh di perbukitan yang sering kali kurang bersahabat.Yuk, kita sisihkan rezeki kita untuk memberikan berkah bagi mereka yang kekurangan. Mereka adalah generasi muda yang menjadi harapan orangtua, masyarakat, bangsa dan negara untuk memajukan Papua.
Dana terkumpul
Rp 27.996.252
1 hari lagi
Dari Rp 200.000.000
Donasi