Panggilan Mendesak

camp
Kesehatan

Kisah Pilu Driver Ojol Sembuh dari Penyakit Jantung

“Penyakit jantung suamiku semakin parah! Sejak itu, aku tak punya pilihan selain  aku menggantikannya jadi tulang punggung keluarga. Dengan langkah penuh harap, aku mengetuk pintu tiap rumah tetangga, menawarkan jasa cuci dan gosok baju.”“Tak hanya itu, bahkan, ketika mataku menangkap tumpukan rongsongkan di jalan, aku melihatnya seperti harapan. Aku akan mengumpulkan dan menjualnya, semua demi kesembuhan suami dan anakku bisa makan.” -Siti Fatonah, Istri Syamsul-Suamiku, Syamsul Fuad (41 thn), baru mengetahui bahwa dirinya sakit jantung bawaan lahir saat berusia  26 tahun. Meski harus rutin pengobatan selama 14 tahun, tapi ia tetap berjuang dan perlahan bangkit berupaya hidup normal. Bahkan, Ia bekerja sebagai tukang ojek online.Namun, takdir kembali menguji. Suatu hari, setelah seharian mengantarkan penumpang ke berbagai titik demi kami sekeluarga bisa makan hari itu, akhirnya tubuhnya tak sanggup lagi. Ia pulang mengeluhkan nyeri luar biasa di sekitaran jantungnya, napasnya sesak, dan tubuhnya panas dingin. Dokter menyampaikan hal yang mengguncang, suamiku harus operasi ke Jakarta. Cobaan ini bergitu berat, kami tak punya uang banyak untuk ke Jakarta. Akhirnya semua harta kai jual, bahkan, motor yang digunakan sebagai sumber penghasilan juga terpaksa dijual.Syukurlah, keluarga dan teman-teman sesama ojek menyisihkan rezeki untuk membantu suamiku operasi di Jakarta. Sayangnya, pengobatan masih panjang dan biayanya terus membengkak. Sementara aku tidak bisa bekerja demi mendampingi suami berobat.  Saat ini suamiku sangat membutuhkan biaya transportasi dari Lampung ke Jakarta untuk kontrol rutin, biaya tempat tinggal selama di Jakarta, makan, obat yang tidak dicover BPJS dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, mari bantu Syamsul untuk melanjutkan pengobatan dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 4.008.000
2 hari lagi Dari Rp 23.600.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Natal Untuk Semua, Hadiah Harapan untuk mereka yang butuh dipeluk

Natal adalah waktu ketika dunia seolah dipenuhi cahaya kasih, kehangatan, dan harapan. Namun, dibalik suasana meriah itu, masih ada banyak hati yang merayakan Natal dalam kesederhanaan, bahkan dalam kesunyian. Anak-anak yatim yang menatap langit malam berharap ada keajaiban kecil. Lansia sebatang kara yang melewati hari-harinya dengan lebih banyak melamun, tanpa pelukan keluarga. Keluarga prasejahtera yang berusaha merayakan Natal dengan apa yang ada, meski serba terbatas.Melalui kampanye “Natal Untuk Semua”, Teman Media Nusantara (TMN) bersama BenihBaik.com ingin menjangkau mereka yang mungkin tak pernah mendapat kesempatan merasakan hangatnya hari raya. Kami mengajak #TemanBaik, komunitas digital, dan siapapun yang memiliki ruang kecil dalam hatinya untuk ikut menghadirkan hadiah harapan bagi mereka yang paling membutuhkan.Bayangkan anak-anak di panti asuhan yang biasanya hanya merayakan Natal dengan perayaan sederhana. Dengan sedikit kebaikan dari kita, mereka dapat menikmati paket nutrisi yang layak, perlengkapan sekolah baru, hingga kue atau kado kecil yang mungkin menjadi kenangan manis dalam hidup mereka.Ada juga anak-anak disabilitas yang setiap hari berjuang melampaui keterbatasannya. Mereka membutuhkan terapi sederhana, alat bantu belajar, atau alat bantu mobilitas agar bisa terus berkembang. Bantuan sekecil apa pun bisa menjadi pintu bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih cerah.Dan di sudut lain kehidupan, ada para lansia yang menjalani Natal dalam kesepian. Mereka yang tidak lagi memiliki keluarga, yang melewati malam dengan udara dingin dan hati yang lebih dingin lagi. Bantuan berupa sembako, vitamin, selimut hangat, atau perlengkapan kebersihan dapat menjadi pelukan yang menguatkan mereka di usia senja.Natal adalah tentang memberi arti, memberi harapan, memberi kesempatan. Melalui kampanye ini, kita bersama bisa memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendirian saat Natal tiba. Bahwa kehangatan itu benar-benar dirasakan oleh semua orang, tanpa kecuali.#TemanBaik, mari hadirkan cahaya kecil yang dapat menghangatkan hidup mereka. Terkadang, satu kebaikan saja sudah cukup untuk mengubah hari seseorang. “Natal Untuk Semua,” ketika kasih dirayakan, harapan dihadirkan. Yuk Klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 9.259.004
11 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Anak

Alami Sakit Jantung Langka! Alfi Sering Terkejut Saat Tidur Hingga Sesak Napas

“Aku beri Ia nama Alfi Syahr (2 bln), artinya seribu bulan, harapanku agar hidupnya seindah cahaya bulan.  Tapi kenyataannya tak seindah itu, hari-hari anakku justru  diisi dengan tangisan kesakitan karena napasnya yang sering tersengal.”“Setiap malam, aku dan suamiku tidak pernah tidur nyenyak. Putra kecilku itu sering tiba-tiba terkejut di tengah tidurnya, hingga membuat Ia menangis dan berakhir dengan sesak napas. Inilah rasa sakit luar biasa dalam hidup yang pernah aku alami, yaitu menyaksikan anakku menderita tanpa tahu cara menyembuhkannya…” -Lovita, Orang tua Alfi-Kehidupanku berubah drastis, ketika Alfi lahir dengan penyakit jantung langka! Baru saja aku berjuang manahan sakit melahirkannya, tapi selanjutnya aku harus mendengar anakku divonis penyakit mematikan. Dokter mengatakan anakku harus segera menjalani operasi di Jakarta. Bagaimana mungkin aku membawanya dari Bengkulu ke Jakarta? Aku hanya seorang guru honorer, sedangkan suamiku bekerja sebagai satpam. Penghasilan kami bahkan sering kali hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi aku tidak boleh menyerah. Demi Alfi, aku berjuang mencari bantuan ke mana pun.Siapa sangka, Tuhan menjawab doa itu, ternyata masih banyak yang peduli pada anakku. Kami mendapat bantuan dana dari pemerintah untuk berangkat ke Jakarta. Aku percaya, ini adalah bentuk kasih Tuhan yang dikirim melalui orang-orang berhati mulia.Dalam kondisi tubuh yang masih lemah usai operasi caesar, aku tetap membawa Alfi yang baru berusia 17 hari menempuh perjalanan jauh ke Jakarta. Tapi sesampainya di sana, cobaan belum berhenti. Tubuh mungil Alfi tiba-tiba menguning dan mengalami diare, hingga harus segera dirawat di rumah sakit.Kini, setiap hari aku harus menyaksikan anakku berjuang. Napasnya sering tersengal, ia sulit menyusu, dan kerap menangis kesakitan karena sembelit. Setelah menjalani pemeriksaan echo jantung, dokter memutuskan bahwa Alfi harus menjalani operasi jantung pada Desember 2025 mendatang.Namun, masalah biaya kembali menjadi beban yang begitu berat. Selama di perantauan, pengeluaran sangat besar. Sementara aku dan suami tidak bisa bekerja sementara, karena harus mendampingi anak pengobatan.Aku membutuhkan biaya untuk ongkos ke rumah sakit, penginapan selama di Jakarta, obat yang tidak dicover BPJS, susu anak dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Alfi  tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Alfi!
Dana terkumpul Rp 7.855.502
15 hari lagi Dari Rp 14.290.000
Donasi

Pilihan Campaign