Kategori Campaign
Panggilan Mendesak
Kemanusiaan
Investasi Hidup, Nutrisi untuk Harapan Anak Pejuang Kanker
Setiap anak seharusnya bisa tumbuh sehat, berlarian bebas, dan mengejar mimpi tanpa batas. Namun, bagi anak-anak pejuang kanker di Yayasan Pita Kuning, hari-hari mereka diisi dengan perjuangan panjang melawan rasa sakit, obat-obatan, dan perawatan intensif yang tak mudah.Di balik senyum kecil mereka, ada tubuh rapuh yang berjuang keras melawan sel kanker. Di balik mata yang berbinar, ada doa sederhana agar esok masih bisa bangun dengan kekuatan baru. Untuk bisa bertahan, mereka tak hanya membutuhkan perawatan medis, tetapi juga dukungan nutrisi dan vitamin yang sangat penting menjaga daya tahan tubuh mereka.Bayangkan, di usia mereka yang masih begitu belia, harus melewati kemoterapi dan terapi medis yang melelahkan. Tubuh kecil itu sangat membutuhkan asupan vitamin agar tidak mudah drop, agar tetap kuat, agar tetap bisa tersenyum di tengah rasa sakit.Melalui kolaborasi Panin Sekuritas dan Panin Asset Management bersama BenihBaik dan Pita Kuning, kami mengajak Anda untuk ikut mendampingi mereka. Setiap donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi anak-anak pejuang kanker ini.Kebaikan Anda, sekecil apa pun, akan menjadi energi besar bagi mereka untuk terus bertahan, melawan, dan tumbuh dengan penuh harapan.Mari kita wujudkan doa sederhana mereka: tetap sehat, tetap kuat, dan tetap tersenyum. Klik “Donasi Sekarang” dan jadilah bagian dari perjuangan mereka hari ini.
Dana terkumpul
Rp 23.330.007
4 hari lagi
Dari Rp 100.000.000
Donasi
Anak
Penyakit Limfangioma Membuat Benjolan di Leher Anakku Kian Membesar!
“Setiap hari akui menatap benjolan di tubuh anakku dengan hati yang dipenuhi rasa cemas yang tak pernah benar-benar hilang. Dalam diam, kami hanya bisa berdoa, semoga penyakit itu tidak semakin mengganas dan semoga tidak semakin menyakitkan bagi anakku.”“Setiap kali benjolan itu terlihat menegang dan kemerahan, anak kami akan menangis tanpa henti. Ia belum bisa berbicara, tapi tangis pilunya seperti isyarat bahwa dia sedang merasa sangat tidak nyaman. Rasanya tidak ada yang lebih menyakitkan selain melihat anak sendiri menderita.” -Yuliana, Orang tua Siti Shofiyatul-Siti Shofiyatul Akhfa, bayi perempuanku tercinta yang kelahirannya dipenuhi dengan kebahagiaan tanpa batas bagiku dan suami. Belum lama aku menikmati perasaan memeluk tubuh anakku dengan sayang, aku sudah dihadapkan dengan kenyataan yang begitu menyakitkan.Aku menemukan ada benjolan di bagian lehernya. Awalnya aku mengira hanya bengkak biasa, tapi kian hari bengkak tersebut semakin besar dan membuatku ketakutan. Aku pun langsung membawa anakku ke dokter, tapi hasil pemeriksaannya membuat duniaku runtuh. Anakku didiagnosa limfangioma, yaitu kelainan pembuluh getah bening yang menyebabkan terbentuknya benjolan berisi cairan di tubuh. Anak yang baru kusambut dengan penuh cinta, harus langsung berjuang melawan penyakit. Namun, belum pulih aku dari kesedihan, aku malah dihadapkan pada cobaan baru. Anakku harus berjuang hanya untuk bernapas. Infeksi paru-paru (pneumonia) membuat napasnya sesak, Ia harus tebaring di ruang NICU dengan alat bantu napas yang menutupi sebagian wajahnya.Aku hanya bisa menangis menatapnya, menangis dan memohon kepada Tuhan agar anakku dikuatkan. Doaku dijabah, anakku akhirnya bisa melewati masa kritisnya. Namun, mimpi buruk anakku belum berakhir, karena benjolan di tubuhnya masih ada dan menjadi ancaman besar jika tidak ditangani. Hari-hariku kini diisi dengan bolak-balik rumah sakit, segala pengobatan untuk anak aku jalani tanpa henti. Namun, dengan kondisi ekonomi keluarga yang sangat terbatas, setiap langkah terasa sangat berat. Aku selalu gelisah, karena tidak tahu bagaimana membiayai pengobatannya?Suamiku hanya bekerja sebagai penjual sapu, perabot dan mainan anak, penghasilannya tak menentu. Sementara anakku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Sitil tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Siti!
Dana terkumpul
Rp 1.688.002
13 hari lagi
Dari Rp 9.717.000
Donasi
Kesehatan
Saya Lumpuh Total! Ingin Bisa bergerak Lagi
Tahun 2019 kejadian naas menimpa saya waktu itu. Saya jatuh dari pohon kelapa yang mengakibatkan saya menderita kelumpuhan sampai sekarang karena patah tulang. Kondisi kelumpuhan saya dimulai dari dada ke bawah yang mati rasa, saya tidak bisa merasakan apa-apa. Kondisi saya semakin parah dengan adanya luka di kedua sisi bokong saya yang membuat saya hanya bisa berbaring.Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi. Kaki saya bahkan tidak bisa diluruskan, saya benar-benar lumpuh. Kegiatan mandi dan mengganti perban pun harus dibantu oleh orang tua saya karena saya sudah tidak bisa melakukannya sendiri.Kondisi orang tua yang sudah sangat tua, membuat saya tidak tega apabila mereka terus mengurus keperluan saya sehari-hari. Saya tidak mau mereka kelelahan mengurus saya yang sudah tidak bisa apa-apa ini. Sekarang untuk keperluan sehari-hari kami dibantu tetangga dan masyarakat sekitar. Saya membutuhkan bantuan TemanBaik untuk membeli kebutuhan ganti perban dan obat-obatan untuk mengurangi rasa sakit. TemanBaik, saya Lumpuh. Saya ingin sembuh dan bisa bergerak lagi.
Dana terkumpul
Rp 8.031.006
1 hari lagi
Dari Rp 10.000.000
Donasi