Kategori Campaign
Panggilan Mendesak
Kemanusiaan
Natal Untuk Semua, Hadiah Harapan untuk mereka yang butuh dipeluk
Natal adalah waktu ketika dunia seolah dipenuhi cahaya kasih, kehangatan, dan harapan. Namun, dibalik suasana meriah itu, masih ada banyak hati yang merayakan Natal dalam kesederhanaan, bahkan dalam kesunyian. Anak-anak yatim yang menatap langit malam berharap ada keajaiban kecil. Lansia sebatang kara yang melewati hari-harinya dengan lebih banyak melamun, tanpa pelukan keluarga. Keluarga prasejahtera yang berusaha merayakan Natal dengan apa yang ada, meski serba terbatas.Melalui kampanye “Natal Untuk Semua”, Teman Media Nusantara (TMN) bersama BenihBaik.com ingin menjangkau mereka yang mungkin tak pernah mendapat kesempatan merasakan hangatnya hari raya. Kami mengajak #TemanBaik, komunitas digital, dan siapapun yang memiliki ruang kecil dalam hatinya untuk ikut menghadirkan hadiah harapan bagi mereka yang paling membutuhkan.Bayangkan anak-anak di panti asuhan yang biasanya hanya merayakan Natal dengan perayaan sederhana. Dengan sedikit kebaikan dari kita, mereka dapat menikmati paket nutrisi yang layak, perlengkapan sekolah baru, hingga kue atau kado kecil yang mungkin menjadi kenangan manis dalam hidup mereka.Ada juga anak-anak disabilitas yang setiap hari berjuang melampaui keterbatasannya. Mereka membutuhkan terapi sederhana, alat bantu belajar, atau alat bantu mobilitas agar bisa terus berkembang. Bantuan sekecil apa pun bisa menjadi pintu bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih cerah.Dan di sudut lain kehidupan, ada para lansia yang menjalani Natal dalam kesepian. Mereka yang tidak lagi memiliki keluarga, yang melewati malam dengan udara dingin dan hati yang lebih dingin lagi. Bantuan berupa sembako, vitamin, selimut hangat, atau perlengkapan kebersihan dapat menjadi pelukan yang menguatkan mereka di usia senja.Natal adalah tentang memberi arti, memberi harapan, memberi kesempatan. Melalui kampanye ini, kita bersama bisa memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendirian saat Natal tiba. Bahwa kehangatan itu benar-benar dirasakan oleh semua orang, tanpa kecuali.#TemanBaik, mari hadirkan cahaya kecil yang dapat menghangatkan hidup mereka. Terkadang, satu kebaikan saja sudah cukup untuk mengubah hari seseorang. “Natal Untuk Semua,” ketika kasih dirayakan, harapan dihadirkan. Yuk Klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul
Rp 9.409.004
8 hari lagi
Dari Rp 100.000.000
Donasi
Anak
Napasnya Sesak dan Dadanya Sakit, Daviena Harus Operasi Jantung ke Jakarta
“Anakku selalu menangis sambil memegang dadanya setiap mengalami sesak napas! Aku panik, takut kehilangan, namun hanya bisa menggendongnya erat sambil berlari ke rumah sakit, tanpa mampu meredakan sedikitpun rasa sakit yang Ia tanggung.”“Kini, operasi adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan nyawa anakku. Tapi bagaimana bisa kami mewujudkannya? Suamiku hanyalah buruh serabutan di pasar burung. Meski sudah kerja mati-matian, tapi penghasilannya bahkan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.” -Ummu Hanifa, orang tua Daviena-Kehadiran anakku, Daviena Nur Latiefah (2 thn), seharusnya menjadi anugerah paling indah dalam hidup kami. Tapi kebahagiaan itu datang bersama kecemasan. Belum sempat aku menatap wajah dan memeluknya, Ia harus dirawat di ruang intensif rumah sakit karena lahir prematur.Setiap hari, aku dan suami ketar-ketir, berharap bisa membawa Daviena pulang dalam keadaan sehat. Namun, harapan itu sirna ketika dokter menyampaikan kenyataan pahit. Daviena di diagnosa jantung bocor, sebelah kanak (7mm) dan kiri (5mm).Hatiku luar biasa terguncang, apalagi anakku juga didiagnosa mengalami penyempitan saluran paru-paru. Tapi kami hanyalah keluarga sederhana di Surakarta. Biaya untuk perjalanan dan perawatannya kota besar terasa mustahil kami penuhi.Akhirnya, anakku hanya bergantung obat-obatan saja, sambil aku mengumpulkan uang untuk membawanya ke Jakarta. Sejak itu, Ia jadi mudah drop, kejang hebat, bahkan sesak napasnya sering membuatnya sampai tak sadarkan diri. Ia masih mengandalkan selang NGT untuk makan dan minumnya. Aku sendiri selalu berusaha kuat, meski rasanya tertekan sekali melihat kondisi anak dan memikirkan biaya berobatnya. Pernah Daviena dan kakaknya sama-sama sakit, aku sampai kalang kabut pinjam uang untuk mereka berobat.Namun, seberat apapun jalan yang Tuhan beri, akan selalu ada harapan bagi yang mau berjuang. Aku juga pernah tiba-tiba diberikan pekerjaan menjahit oleh tetangga disaat aku kehabisan uang untuk berobat Daviena. Upahnya cukup untuk biaya berobat Daviena hari itu.Aku tak akan berhenti berjuang sampai anakku sembuh. Aku merasa selalu dikuatkan oleh tatapan mata anakku yang penuh cinta dan keceriaan, aku tahu Ia juga sedang berjuang, berusaha sekuat tenaga untuk sembuh.Kini, di tengah keterbatasan yang kami hadapi, Daviena sangat membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, pergantian selang NGT secara rutin, susu, serta kebutuhan harian lainnya.#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Daviena tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Daviena!
Dana terkumpul
Rp 1.433.007
14 hari lagi
Dari Rp 18.930.000
Donasi
Hewan
54 Ekor Anjing di Hello Dogs Bali Perlu Perhatian Kita Semua!
“Aku pernah menemukan seekor anjing malang dengan kondisi tanpa rahang bawah dan tanpa mata. Ia kesulitan untuk makan, tubuhnya ringkih, bahkan Ia menabrak apapun yang ada di hadapannya karena tak mampu melihat arah. Tapi Ia tetap terus berjuang dan bertahan hidup.”“Sejak saat itu aku percaya, setiap anjing terlantar juga berhak merasakan hidup yang layak, tanpa rasa lapar dan takut. Namun kenyataannya, merawat anjing liar bukanlah hal mudah. Jumlah mereka terus bertambah, mereka membutuhkan makan setiap hari, obat, vaksin dan biaya perawatan yang terus meningkat…”Perkenalkan, aku I Ketut Suarnata, pengurus shelter hewan Hello Dogs, yang berlokasi di kawasan Jalan Permata, Mumbul, Benoa, Badung Bali. Shelter ini telah menjadi rumah bagi 54 ekor anjing terlantar. Di sini, mereka tidak hanya diberi makan, tapi juga diperlakukan layaknya keluarga sendiri.Awalnya, aku tak pernah menyangka hidupku akan begitu dekat dengan anjing. Bermula ketika aku yang saat itu telah menikah sekitar 5 tahun, tapi tak kunjung dikaruniai buah hati. Hingga rekan kerjaku menyarankan agar aku memelihara anjing dahulu, untuk membuat rumah semakin hangat. Anjing pertamaku datang dalam kondisi mengenaskan, kulitnya rusak dan hampir tak ada harapan. Tapi aku merawatnya dengan penuh kasih, setiap hari kuberi obat hingga Ia jadi anjing yang cantik. Sejak itu, setiap aku melihat anjing yang terlantar, aku berpikir mereka bisa cantik kembali jika disayangi.Sejak itu, aku mulai menolong anjing sakit yang aku temui di jalanan sepi, tumpukan sampah, pasar, hingga kuburan. Banyak dari mereka datang dengan luka parah, bahkan ada yang matanya lepas karena diserang anjing lain.Lama-kelamaan, aku pun jadi menyayangi anjing terlantar ini dan tak tega untuk mengembalikannya ke jalanan. Aku sudah berupaya mencarikan rumah, tapi tak ada yang mengadopsi anjing tersebut. Akhirnya, aku memutuskan untuk menampung anjing terlantar ini.Saat ini, anjing yang berada di shelter 80% dalam kondisi sehat. Namun, kebutuhan anabul terus meningkat, apalagi istriku baru saja lahiran. Pekerjaanku sehari-hari pengemudi mobil online, segala kebutuhan anjing biasanya dari gajiku selama ini.Kadang ada donatur atau influencer yang membantu, tapi tidak selalu. Sementara anjing di shelter saat ini masih membutuhkan biaya untuk makan, membeli vitamin, obat-obatan, vaksin dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, yuk bantu anjing terlantar di Hello Dogs Bali agar bisa hidup dengan layak dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul
Rp 8.170.051
7 hari lagi
Dari Rp 21.360.000
Donasi