Panggilan Mendesak

camp
Anak

Perjuangan Raffasya Sembuh dari Jantung Bocor

“Dek, mama gak mau lihat kamu sakit gini, kalau bisa mama aja yang menanggung rasa sakit kamu” Bu Khotima begitu tegar menerima kenyataan pahit melihat putra semata wayangnya sejak lahir memiliki kondisi khusus, bayi mungil yang diberi nama Raffasya (2 thn) ini menderita kelainan jantung (jantung bocor) yang mengharuskannya rutin ke rumah sakit untuk melakukan serangkaian pengobatan. Sambil menggendong Raffa yang kondisinya semakin hari kian melemah, Bu Khotima berdoa dan berharap ada keajaiban Tuhan untuk kesembuhan anaknya dan bisa melihat senyuman Raffasya.Berbagai upaya sudah dilakukan Bu Khotima, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda kondisi Raffasya membaik. Kata dokter, satu-satunya jalan untuk Raffasya sembuh dengan melakukan tindakan operasi lanjutan, kalau tidak, katup jantung Raffasya tidak menutup sehingga lubang jantungnya semakin membesar dan bisa membahayakan nyawanya.Saat mendengar diagnosa seperti itu orang tua mana yang kuat menahan rasa sedih, Bu Khotima masih tetap tegar dan sabar, Bu Khotima hanya bisa berdoa dan berharap diberikan yang terbaik untuk anaknya. Di sisi lain, Bu Khoitma juga harus memikirkan bagaimana cara mendapatkan uang puluhan juta rupiah untuk biaya pengobatan yang tidak tercover BPJS, sementara sang ayah yang bekerja sebagai teknisi di pabrik upahnya hanya sanggup memenuhi kebutuhan harian.Di tengah perjuangan mereka demi pengobatan buah hatinya, di rumah sakit Raffasya terbaring lemas hampir satu bulan lantaran kondisinya semakin lemah sehingga Raffasya harus menggunakan tabung oksigen. TemanBaik, setiap orang tua tentunya ingin melihat anaknya tumbuh dengan sehat, seperti halnya Bu Khotima, dia sangat berharap putra semata wayangnya mendapatkan tindakan operasi dan bisa sembuh dari penyakitnya. Sedikit bantuan dari TemanBaik memberikan secarik harapan untuk Raffasya, caranya:1. Klik “Donasi Sekarang”2. Isi nominal donasi3. Pilih metode pembayaran, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul Rp 88.098.472
5 hari lagi Dari Rp 113.400.000
Donasi
camp
Anak

Anak Tukang Cuci Berjuang Sembuh dari Bibir Sumbing dan Sindrom 13!

“Anakku didiagnosa sindrom 13 patau! Sebuah kelainan langka yang menyebabkan membuatnya lahir dengan banyak keterbatasan, dari bibir sumbing hingga gangguan penglihatan. Rasanya duniaku runtuh begitu mendengar kondisinya.”“Setiap hari aku menatapnya terbaring di ranjang rumah sakit, tubuh mungilnya dipenuhi selang dan alat medis. Aku ingin kuat, tapi air mata tak pernah benar-benar kering. Demi terus berjuang untuknya, aku bahkan terpaksa meminjam uang ke rentenir. Aku hanya ingin anakku ada kesempatan untuk hidup.” -Suharti, Orang tua Zaini-Anakku, Muhammad Zaini (18 bln), langsung masuk ICU begitu lahir. Berat badannya sangat rendah dan bibirnya memang sudah sumbing. Perasaanku kacau sekali saat itu! Bayangkan saja, dua minggu anakku harus di ruangan untuk pasien yang mengalami kritis.Aku kira anakku sembuh setelah diizinkan pulang dari rumah sakit, tapi setelah itu ternyata tiba-tiba Ia mengalami sesak napas, demam tinggi hingga kejang-kejang. Setelah kembali dilarikan ke rumah sakit, barulah anakku ketahuan ada kelainan sindrom.Lagi-lagi aku bagai tertampar oleh kenyataan! Apalagi sejak itu anakku jadi sering mengalami sesak napas hingga harus bergantung pada alat oksigen. Pernah Ia sampai 20 hari di PICU rumah sakit karena kesulitan bernapas, aku sampai berhutang kemana-mana untuk biayanya.Saat ini anakku sudah menjalani 2 kali operasi bibir sumbingnya. Melihat perubahan pada bibirnya yang semakin membaik, rasanya hatiku menjadi hangat karena bahagia. Perlahan, anakku mulai terlihat seperti anak-anak lainnya. Namun, Ia masih membutuhkan selang NGT untuk makan dan minumnya. Ia juga belum bisa melakukan apapun, selain berbaring di tempat tidur. Aku tidak akan menyerah demi kesembuhannya, aku lihat sendiri perubahan anakku lebih baik dan tidak ingin menyia-nyiakan perjuanganya.Anakku harus menjalani operasi lanjutan pada bibirnya, tapi lagi-lagi biaya yang besar menjadi kendala. Aku bekerja sebagai tukang cuci dan gosok, sedangkan suamiku bekerja sebagai kuli bangunan. Penghasilan kami sangat terbatas, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari.Sementara anakku membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS, mengganti selang NGT rutin dan kebutuhan lainnya.
Dana terkumpul Rp 7.130.500
4 hari lagi Dari Rp 10.421.000
Donasi
camp
Hewan

Dukung Aksi Andreas Nainggolan, Driver Ojol yang Jadi Pahlawan Penyelamat bagi Kucing Terlantar

Di dunia ini, hidup manusia berdampingan dengan habitat kehidupan para kucing. Apabila ada dari mereka yang kelaparan atau menderita luka, tak sedikit pula manusia yang peduli menolong. Itulah yang dilakukan oleh Andreas Nainggolan.Pria asal Magelang, Jawa Tengah yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) itu sehari-hari hidup dengan merawat kucing-kucing sakit dan terlantar. Dia pun mendirikan shelter rescue sederhana yang diberi nama Shelter Miau Miau Cats Rescue sejak 2017.Saat ini, Andreas merawat 65 kucing di shelternya. Kegiatan yang rutin dilakukan selama ini adalah memberikan pakan, vitamin serta obat-obatan pada kucing yang sedang sakit ringan. Apabila ada kucing yang sakit berat, dia membawanya ke dokter hewan. Semua biaya tersebut dia tanggung sendiri dan ada juga beberapa sumbangan dari para donatur. Sehari-hari, dia juga menerima kucing-kucing terlantar yang dititipkan dari orang lain. Andreas juga bergerak cepat apabila ada panggilan atau pesan yang dikirim kepadanya untuk menyelamatkan kucing terlantar di jalan atau pasar. Namun kendalanya sekarang adalah banyaknya jumlah kucing yang ditampung juga memperbesar biaya operasional yang harus dia keluarkan. Kondisi ekonomi saat ini tidak dalam keadaan baik, sehingga donatur banyak yang mengundurkan diri karena kondisi finansial mereka yang terpuruk.TemanBaik, Andreas Nainggolan butuh bantuan kamu untuk bisa menyelamatkan kucing-kucing yang terlantar di jalan. Yuk kita bantu Andreas agar tetap menjadi pahlawan penyelamat kucing terlantar dengan cara:Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiPilih metode pembayaran, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI). 
Dana terkumpul Rp 8.782.023
4 hari lagi Dari Rp 12.220.000
Donasi

Pilihan Campaign