Kategori Campaign
Panggilan Mendesak
Lansia
200 Lebih Lansia Prasejahtera di Desa Lembu, Semarang Butuh Santunan Darimu
Peningkatan jumlah penduduk lansia disebabkan karena adanya tingkat sosial ekonomi masyarakat yang meningkat, kemajuan di bidang pelayan kesehatan dan lain sebagainya. Menurut Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, ada 30,16 juta jiwa penduduk lanjut usia di Indonesia pada tahun 2021. Melihat meningkatnya jumlah lansia, itu juga yang terjadi di Lingkungan Desa Lembu, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang. Total kurang lebih 200 orang lansia membutuhkan bantuan untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Contohnya saja lansia bernama Mbah Raminah yang berusia 80 tahun yang tinggal di rumah gubuk berukuran 3 x 6 meter, tidak memiliki apa-apa di dalam rumahnya dan hanya bisa mengandalkan pemberian dari saudara laki-lakinya yang juga lansia. Mbah Raminah mungkin 1 dari kebanyakan lansia yang sudah tidak bisa beraktivitas lagi dan membutuhkan bantuan dari tetangga karena faktor ekonomi dan juga kesehatan sebab umur. Maka dari itu adanya kita untuk membantu sesama apalagi untuk mereka yang membutuhkan. Donasi yang didapatkan dari galang dana ini nantinya akan disalurkan kepada lansia di Desa Lambu dalam bentuk sembako, lauk pauk, dan santunan. TemanBaik, ayo salurkan bantuan terbaikmu untuk lansia di Desa Lambu dengan cara klik Donasi Sekarang
Dana terkumpul
Rp 39.899.190
4 hari lagi
Dari Rp 184.000.000
Donasi
Anak
Penyakit Limfangioma Membuat Benjolan di Leher Anakku Kian Membesar!
“Setiap hari akui menatap benjolan di tubuh anakku dengan hati yang dipenuhi rasa cemas yang tak pernah benar-benar hilang. Dalam diam, kami hanya bisa berdoa, semoga penyakit itu tidak semakin mengganas dan semoga tidak semakin menyakitkan bagi anakku.”“Setiap kali benjolan itu terlihat menegang dan kemerahan, anak kami akan menangis tanpa henti. Ia belum bisa berbicara, tapi tangis pilunya seperti isyarat bahwa dia sedang merasa sangat tidak nyaman. Rasanya tidak ada yang lebih menyakitkan selain melihat anak sendiri menderita.” -Yuliana, Orang tua Siti Shofiyatul-Siti Shofiyatul Akhfa, bayi perempuanku tercinta yang kelahirannya dipenuhi dengan kebahagiaan tanpa batas bagiku dan suami. Belum lama aku menikmati perasaan memeluk tubuh anakku dengan sayang, aku sudah dihadapkan dengan kenyataan yang begitu menyakitkan.Aku menemukan ada benjolan di bagian lehernya. Awalnya aku mengira hanya bengkak biasa, tapi kian hari bengkak tersebut semakin besar dan membuatku ketakutan. Aku pun langsung membawa anakku ke dokter, tapi hasil pemeriksaannya membuat duniaku runtuh. Anakku didiagnosa limfangioma, yaitu kelainan pembuluh getah bening yang menyebabkan terbentuknya benjolan berisi cairan di tubuh. Anak yang baru kusambut dengan penuh cinta, harus langsung berjuang melawan penyakit. Namun, belum pulih aku dari kesedihan, aku malah dihadapkan pada cobaan baru. Anakku harus berjuang hanya untuk bernapas. Infeksi paru-paru (pneumonia) membuat napasnya sesak, Ia harus tebaring di ruang NICU dengan alat bantu napas yang menutupi sebagian wajahnya.Aku hanya bisa menangis menatapnya, menangis dan memohon kepada Tuhan agar anakku dikuatkan. Doaku dijabah, anakku akhirnya bisa melewati masa kritisnya. Namun, mimpi buruk anakku belum berakhir, karena benjolan di tubuhnya masih ada dan menjadi ancaman besar jika tidak ditangani. Hari-hariku kini diisi dengan bolak-balik rumah sakit, segala pengobatan untuk anak aku jalani tanpa henti. Namun, dengan kondisi ekonomi keluarga yang sangat terbatas, setiap langkah terasa sangat berat. Aku selalu gelisah, karena tidak tahu bagaimana membiayai pengobatannya?Suamiku hanya bekerja sebagai penjual sapu, perabot dan mainan anak, penghasilannya tak menentu. Sementara anakku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Sitil tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Siti!
Dana terkumpul
Rp 1.778.002
7 hari lagi
Dari Rp 9.717.000
Donasi
Keagamaan
Wujudkan Pembangunan Asrama Yatim Panti Babussalam
Ada 89 anak yang kami asuh di sini, namun sayangnya kami kurang ruangan untuk bisa memberikan yang terbaik bagi mereka. Untuk sekian puluh anak, kami hanya punya tiga ruangan tidur yang ukurannya sangat terbatas. Kegiatan anak-anak banyak namun kami terbatas untuk bisa memfasilitasinya.Assalamualaikum, TemanBaik kami dari Panti Asuhan Babussalam, Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, yang bermaksud untuk mengajak semua di sini memberikan bantuannya bagi anak-anak asuh kami.Total ada 89 anak asuh yang tinggal bersama kami di sini, terdiri dari yatim, piatu, dhuafa, dan anak-anak terlantar. Begitu banyaknya anak-anak di sini namun kami hanya memiliki satu ruangan untuk berkegiatan, 1 ruang kelas, dan 3 kamar tidur dengan ukuran yang tidak terlalu luas.Kami ingin mereka bisa belajar lebih nyaman lagi di ruangan yang lebih baik, selain itu juga anak-anak perempuan ini di sini membutuhkan ruangan yang lebih untuk kegiatan mereka. Panti kami sekarang memang menjadi sentral belajar agama bagi warga sekitar. Posisinya yang strategis bersebelahan dengan masjid membuat banyak yang datang untuk bersama-sama berkumpul. Rencananya bantuan dari TemanBaik akan kami gunakan untuk membangun ruang kelas dan menambah sarana MCK supaya semakin nyaman lagi anak-anak tinggal di sini. TemanBaik, anak-anak di Panti Asuhan Babussalam membutuhkan kita semua untuk bisa mendapatkan ruangan kelas, supaya mereka semakin nyaman belajar dan menjalankan kesehariannya. Yuk, kita bantu dengan cara: Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiPilih metode pembayaran, kalau ingin lebih praktis kamu bisa berdonasi dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay, atau kamu juga bisa berdonasi dengan cara transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul
Rp 8.559.062
13 hari lagi
Dari Rp 200.000.000
Donasi