Panggilan Mendesak

camp
Kemanusiaan

Light Ministry Orchestra Gelar Konser Istimewa Bersama Anak Disabilitas

Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia, Light Ministry Orchestra menghadirkan sebuah konser istimewa yang tidak hanya menyuguhkan harmoni musik, tetapi juga membawa pesan harapan bagi masa depan anak-anak Indonesia. Konser ini menjadi ruang ekspresi, apresiasi, dan dukungan nyata bagi anak-anak dan generasi muda untuk terus bermimpi, berkarya, dan berkembang melalui seni musik.Di balik setiap alunan nada, terdapat semangat untuk membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan pengembangan bakat, khususnya bagi anak-anak dari berbagai latar belakang. Melalui kegiatan ini, Light Ministry Orchestra ingin menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk tumbuh dan bersinar.Untuk mewujudkan konser dan rangkaian kegiatan pendukung ini, kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi melalui kegiatan ini. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kebutuhan anak-anak disabilitas. Partisipasi Anda, sekecil apa pun, memiliki arti besar. Dengan berdonasi, Anda turut menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang aman, inspiratif, dan penuh harapan bagi generasi penerus bangsa.Mari bersama-sama kita rayakan Hari Anak Sedunia dengan aksi nyata. Karena masa depan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama.#TemanBaik, yuk ikut berkontribusi dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 100.370.000
12 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Kesehatan

Kesakitan Sepanjang Hidup, Alif Infeksi Saluran Kencing Hingga Terancam Lumpuh!

“Sudah 12 tahun lamanya Anak saya menahan laut penderitaan! Ia harus menahan sakit pada kemaluannya tiap buang air kecil. Belum lagi Ia beresiko kehilangan kebebasannya, kakinya terancam lumpuh!” “Impian saya hanya satu Tuhan, Saya ingin lihat Ia tumbuh besar dan bisa berjalan bergandengan tangan dengan adiknya dengan senyuman.” -Yulyanti, orang tua Alif.-Sejak lahir, Alif Apriyadi Irawan (12 thn) sudah menanggung beban yang tak terlihat. Diagnosa infeksi saluran kencing itu menyebabkan kelainan pada perkembangan tulang belakangnya. Akibatnya, setiap buang air kecil dan buang air besar bisa keluar dengan sendirinya tanpa bisa Ia kendalikan, mengalir begitu saja. Selama 24 jam, pampers menjadi penolongnya.Kondisi ginjalnya juga mengecil! Tubuhnya berjuang melawan waktu. Rutin cuci darah menambah deritanya yang tiada akhir. Bahkan langkah kakinya tertahan akibat saraf kakinya bermasalah, jempol kakinya sampai sakit dan Ia kesulitan berjalan.Alif yang seharusnya menikmati masa sekolah dan bermain, tapi harus menjalani harinya dengan pusing, muntah, sakit perut dan sakit tulang belakang. Ibunya terperangkap dalam tekanan emosional tak terbayangkan, hancur perasaannya menyaksikan anaknya kesakitan. Namun, meski beban begitu berat, rasa sakit tak merampas optimis dan senyum ceria Alif dalam menanti keajaiban untuk sembuh. Sayangnya, Ibunya tak punya penghasilan dan tak lagi bisa bekerja karena mengurus Alif. Upaya menjual harta yang dimiliki sudah dilakukan, pinjaman sana-sini juga tak terhindarkan, tapi biaya pengobatan Alif justru tak tertutupi. Sering kali dalam diam tangisan ibunya pecah, takut harapan sembuh sang anak terkubur karena biaya. “Pernah saya menangis karena sedih tak punya uang untuk biaya pengobatan anak saya, saya takut anak saya tidak bisa cuci darah. Bersamaan itu sempat saya tidak bisa membeli beras dan sampai pinjam sana-sini tidak ada yang membantu karena saya tidak punya jaminan,” ungkap Yulyanti. Alif masih harus menjalani operasi dan kontrol rutin ke rumah sakit. Ia masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS, vitamin, pampers dan kebutuhan lainnya.#TemanBaik, mari bantu Alif untuk melanjutkan pengobatan dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 15.233.055
5 hari lagi Dari Rp 17.930.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Aksi Berbagi Nasi Bungkus

Berbagi nasi bungkus dan santunan adalah sebuah gerakan sosial yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Hal ini yang rutin dilakukan Denny Reksa.Bukan tokoh masyarakat bukan pula pejabat, Denny Reksa juga tidak memiliki yayasan sosial. Namun, jiwa sosialnya begitu tinggi. Nasi bungkus tersebut dibawa keliling, mulai dari Kota Surabaya hingga Terminal Purbaya.Denny Reksa yang merupakan mantan pewarta mengatakan, rutinitas membagikan nasi bungkus setiap Jumat sejatinya sudah lama dilakukan. Terhitung sudah 10 tahun dia membagikan nasi bungkus dan santunan untuk orang yang membutuhkan. Dia tidak lelah mencari tunawisma, lansia, penyandang disabilitas, hingga kaum duafa di Kota Surabaya. Berkembangnya waktu, kini aktivitas sosialnya tidak hanya dilakukan di Surabaya, tetapi juga di Mojokerto, Malang, hingga Semarang. Denny Reksa mengajak berbagai komunitas.TemanBaik, yuk dukung terus semangat berbagi Denny Reksa. TemanBaik juga bisa ikut serta dengan cara: Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiBoleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul Rp 30.440.075
6 hari lagi Dari Rp 52.000.000
Donasi

Pilihan Campaign