Panggilan Mendesak

camp
Anak

Tak Hanya Merenggut Penglihatannya, Kanker Otak Membuat Ukkasya Tak Bisa Berjalan

“Tak pernah ku sangka, benturan di ujung pintu lemari itu membuat anakku mengalami kanker otak! Sel ganas itu sampai menekan matanya hingga Ia kesulitan melihat. Setiap detiknya nyawanya menjadi taruhan, karena tulang kepalanya pun mulai digerogoti penyakit kejam ini.”“Ya Allah, bagaimana caraku bisa menyembuhkan anakku? Suamiku baru diberhentikan dari pekerjaannya, penghasilanku sebagai tulang punggung keluarga satu-satunya sangat terbatas. Sementara, hatiku remuk menyaksikan anakku menderita setiap hari.” -Kiki, Orang tua Ukkasya-Tangisan pilu anakku, Ukkasya Ulinnuha Bilfaqih (3 thn), hari itu tak akan pernah ku lupakan. Bermula ketika aku sedang merapikan pakaian di rak plastik, Ukkasya tak sengaja terbentur ujung pintu rak plastik yang terbuka. Teriakannya pun memecah keceriaannya hari itu.Ubun-ubun kanan kepala anakku langsung benjol! Aku sudah membawanya berobat, tapi benjolnya malah semakin besar dan Ia demam berkepanjangan. Aku sampai berpindah klinik untuk mencari jawaban atas kondisi anakku, ada dokter yang mengatakan anakku demam reumatik hingga ada yang menduga hidrosefalus akibat benturan.Hingga suatu hari, duniaku benar-benar runtuh! Anakku tiba-tiba tak bisa berdiri, tak mampu berjalan karena tubuhnya nyeri. Akhirnya anakku dirujuk ke rumah sakit besar, saat itulah semua terjawab! Anakku didiagnosa neuroblastoma, kanker ganas yang menyerang saraf di kepalanya. Sejak itu, emosi anakku tidak terkontrol. Ia sering menangis dan berteriak jika aku tak di sampingnya. Mungkin karena sekarang kanker ini mulai merenggut penglihatannya,  Ia jadi seperti ketakutan pada pandangannya yang gelap.“Ma, pijitin kaki adek,” permintaan sederhana itu selalu membuat hatiku terhantam. Tak terbayangkan, rasa nyeri pada seluruh sendi di tubuhnya yang tanpa jeda. Ia juga sering demam, lemas, kehilangan nafsu makan sampai berat badannya turun, dan mudah lelah.Kini, kemoterapi menjadi bagian hari-hari anakku saat ini. Syukurlah, Ia selalu semangat untuk sembuh dan selalu patuh apa kata dokter. Aku juga selalu menggenggam erat harapan kelak anakku bisa sembuh dan melewati semua cobaan ini.Namun, kendala biaya menjadi penghalang besar perjuangan anakku untuk sembuh. Suamiku belum mendapatkan pekerjaan lagi, dan penghasilanku sebagai buruh pabrik sangat terbatas. Aku pun sering tak bisa masuk kerja karena anakku selalu tak sanggup ditinggal. Saat ini anakku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS, vitamin, dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ukkasya tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ukkasya!
Dana terkumpul Rp 12.492.500
1 hari lagi Dari Rp 12.000.000
Donasi
camp
Anak

Berharap Mukjizat Tak Disangka, Zhafran Harus Segera Operasi Kelainan Jantung Bawaan di Jakarta

“Zhafran selalu mengalami demam sesak nafas dan kuku serta bibirnya biru. Bermodalkan Bismillah, kami pun ke Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Dokter mendiagnosa bahwa Zhafran harus segera ditindaklanjuti atau operasi jantung. Kami cuma bisa berharap mukjizat …” -Febriani, Ibu Zhafran.Perkenalkan, saya Febriani Rohma Rizania asal Tulungagung, Jawa Timur. Saya merupakan ibu kandung dari anak laki-laki tercinta kami yang selalu ceria dan melukiskan tawa di keluarga kami, yaitu Zhafran Muzammil Ammar.Namun, senyum Zhafran (3 tahun) tersebut tidak bisa kami lihat Ketika Zhafran mengalami demam, sesak nafas, hingga kuku serta bibirnya membiru. Hal tersebut dikarenakan Zhafran didiagnosa menderita kelainan jantung bawaan (PA VSD subaortic).Sejauh ini, kami hanya membawa Zhafran melakukan pengobatan dan perawatan di puskesmas hingga RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Namun, upaya pengobatan tersebut belum menemukan titik terang dan belum ada perubahan kondisi pada kesehatan Zhafran.Kondisi tersebut pun membuat Zhafran akhirnya dirujuk untuk menjalani pengobatan lebih lanjut ke Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Kami hanya bekerja sebagai buruh lepas yang hanya memiliki penghasilan hanya cukup untuk makan sehari-hari. Kami juga tinggal di rumah mertua karena belum memiliki rumah.Kami kebingungan luar biasa saat itu, bagaimana caranya kami mendapatkan uang puluhan juta untuk biaya pengobatan buah hati tercinta kami di Jakarta? Pasti biaya pengobatan dan biaya hidup sangat jauh dari pendapatan ayah Zhafran selama ini. Namun, demi melihat lagi senyum Zhafran, senyum yang membuat kami semangat menanti fajar dan menjalani hari-hari, kami nekat.Kami pun membawa Zhafran ke Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta berbekal tabungan yang diusahakan untuk disisihkan dari pendapatan suami saya bulan lalu. Kami menolak untuk putus asa jika itu berhubungan dengan Zhafran.Ternyata, setelah melihat kondisi anak kami, dokter poli jantung anak mendiagnosa bahwa Zhafran harus segera ditindaklanjuti atau operasi jantung. Kami tahu betul bahwa pengobatan dan biaya hidup di Jakarta membutuhkan biaya yang besar. “Dengan itu kami pun berharap kesembuhan Zhafran dan berharap ada donatur dermawan serta dermawati agar sudi kiranya menyisihkan sebagian rezekinya buat Zhafran mendapatkan jantung sehatnya, atas perhatian dan bantuannya kami mengucapkan banyak terimakasih.” kata Febriani.Untuk TemanBaik yang mau membantu Adik Zhafran dapat menyalurkannya dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 4.320.005
6 hari lagi Dari Rp 25.000.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Ambulans Siaga Gratis untuk wilayah Rawan Bencana di Gunungkidul

Kondisi wilayah daerah Gunungkidul , Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan rawan bencana seperti banjir dan longsor. Perlu adanya fasilitas ambulans siaga yang dapat mengantarkan penduduk sekitar apabila sewaktu-waktu diperlukan.Nantinya ambulans siaga akan digunakan untuk menjemput dan mengantarkan pasien hingga dukungan kesehatan bagi masyarakat Gunungkidul. Semuanya gratis agar masyarakat Gunungkidul bisa merasakan peran ambulans siaga tersebut.Sementara itu, pengelolaan operasional ambulans siaga akan diserahkan Posko Kodim 0730/Gunungkidul.Ada beberapa lokasi rawan bencana di Kabupaten Gunungkidul yaitu daerah utara dari Patuk, Gedangsari, Ngawen, Nglipar, Semin, dan Ponjong bagian atas merupakan daerah rawan longsor. Kemudian daerah lain seperti Wonosari, Semanu, Girisubo, Tanjungsari, Saptosari, Purwosari merupakan daerah rawan banjir dan genangan.SASARAN- Target wilayah dan penerima manfaat program ambulans siaga adalah masyarakat di wilayah Kabupaten Gunungkidul- Diprioritaskan masyarakat kurang mampu/dhuafa, masyarakat yang  mendapatkan musibah atau menjadi korban bencana alam/non alam,  Masyarakat yang sulit mendapatkan akses layanan terutama  kesehatan.TemanBaik, ayo wujudkan ambulans siaga gratis bagi masyarakat Gunungkidul. 
Dana terkumpul Rp 3.960.570
12 hari lagi Dari Rp 150.000.000
Donasi

Pilihan Campaign