Panggilan Mendesak

camp
Keagamaan

Al Qur’an Braille untuk Teman Tunanetra di Indonesia

Jumlah penyandang tunanetra di Indonesia masih cukup banyak. Data Sensus Ekonomi Indonesia tahun 2018 mengungkapkan 14% dari jumlah total total populasi Indonesia atau sekitar 4,2 juta adalah penyandang tunanetra. Apabila ditarik lagi dari data tersebut, Menurut data Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia, mayoritas tunanetra muslim di Indonesia masih buta aksara Al Qur'an. Salah satu penyebabnya adalah karena mahalnya harga Al Qur'an Braille di Indonesia yang bisa mencapai jutaan rupiah.Hingga saat ini, baru sekitar 20.000 Al Qur'an Braille yang sudah disebar ke berbagai daerah di Indonesia. Padahal, kebutuhan Al Qur'an Braille di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 2 jutaan. (Sumber: Panti Sosial Bina Netra (PSBN), 2019).Melihat masalah tersebut, Komunitas We Love Others berusaha untuk memfasilitasi pemberian Al Qur'an Braille untuk para penyandang tunanetra di Indonesia yang memiliki hak yang sama untuk dapat membaca bahkan menghafalkan Al Qur'an. Untuk tahap pertama, jangkauan pemberian Al Qur'an Braille ditujukan kepada para penyandang tunanetra yaitu siswa dan pengajar Al Qur’an di daerah Lumajang, Jember, dan Magetan (Jawa Timur). Kemudian pembagian akan semakin luas jangkauannya ke penerima manfaat di seluruh Indonesia. TemanBaik, yuk dukung program pemberian Al Qur'an Braille bagi teman-teman tunanetra di Indonesia yang digagas Komunitas We Love Others dengan cara:Klik “Donasi Sekarang”.Isi nominal donasiBoleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul Rp 4.954.015
6 hari lagi Dari Rp 165.000.000
Donasi
camp
Kesehatan

Ayo Bantu Putuskan Mata Rantai Penularan TBC di Indonesia

Data Global TB Report WHO 2024 menunjukkan estimasi kasus TB di Indonesia meningkat dari 1.060.000 menjadi 1.090.000 kasus per tahun. Mirisnya,begitu berat upaya pasien TBC yang harus berjuang untuk sembuh total. Bayangkan, selain harus berobat tanpa putus selama 6 bulan, nestapa penderita TBC kian bertambah dengan beratnya efek samping Obat Anti TBC. Belum lagi stigma sosial atau dikucilkan masyarakat.Seperti derita Mawar (bukan nama sebenarnya). Selain Kehilangan pekerjaan perempuan berusia 47 tahun ini juga tidak bisa  mencukupi asupan makanan bergizi dan vitamin untuk mengurangi efek samping Obat Anti TBC. Bahkan, seringkali Mawar tak bisa mengambil obat karena tak punya ongkos. Penderitaan mawar semakin bertambah, dengan kondisinya saat ini, mawar harus menerima kenyataan keluarga terdekat (serumah) juga terkena penyakit TBC. Hal ini tidak lepas dari cepatnya penularan TBC bila tidak segera ditangani. Nasib serupa Mawar juga dialami ribuan bahkan ratusan ribu penderita TBC di seluruh Indonesia. Untuk itu PPTI bersama para kader terlatihnya meluncurkan Gerakan Pengobatan 1000 Pasien TBC. Gerakan ini bertujuan membantu memberantas TBC melalui penemuan terduga pasien, pendampingan pengobatan pasien sampai sembuh, edukasi dan pemenuhan asupan gizi pasien. #TemanBaik bisa  jadi pahlawan Gerakan Pemberantasan 1000 Penderita TBC  dengan berdonasi melalui tombol Donasi Sekarang di bawah ini. Uluran tangan Anda akan sangat berarti bagi mereka.Salam TOSS TBCTerima kasih #TemanBaik
Dana terkumpul Rp 5.394.000
15 hari lagi Dari Rp 381.230.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Ambulans Siaga Gratis untuk wilayah Rawan Bencana di Gunungkidul

Kondisi wilayah daerah Gunungkidul , Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan rawan bencana seperti banjir dan longsor. Perlu adanya fasilitas ambulans siaga yang dapat mengantarkan penduduk sekitar apabila sewaktu-waktu diperlukan.Nantinya ambulans siaga akan digunakan untuk menjemput dan mengantarkan pasien hingga dukungan kesehatan bagi masyarakat Gunungkidul. Semuanya gratis agar masyarakat Gunungkidul bisa merasakan peran ambulans siaga tersebut.Sementara itu, pengelolaan operasional ambulans siaga akan diserahkan Posko Kodim 0730/Gunungkidul.Ada beberapa lokasi rawan bencana di Kabupaten Gunungkidul yaitu daerah utara dari Patuk, Gedangsari, Ngawen, Nglipar, Semin, dan Ponjong bagian atas merupakan daerah rawan longsor. Kemudian daerah lain seperti Wonosari, Semanu, Girisubo, Tanjungsari, Saptosari, Purwosari merupakan daerah rawan banjir dan genangan.SASARAN- Target wilayah dan penerima manfaat program ambulans siaga adalah masyarakat di wilayah Kabupaten Gunungkidul- Diprioritaskan masyarakat kurang mampu/dhuafa, masyarakat yang  mendapatkan musibah atau menjadi korban bencana alam/non alam,  Masyarakat yang sulit mendapatkan akses layanan terutama  kesehatan.TemanBaik, ayo wujudkan ambulans siaga gratis bagi masyarakat Gunungkidul. 
Dana terkumpul Rp 4.003.570
6 hari lagi Dari Rp 150.000.000
Donasi

Pilihan Campaign