Panggilan Mendesak

camp
Anak

Sakit Meningitis TB, Tubuh Zeyhan Kaku Setelah Operasi Kepala

“Setelah operasi, anakku malah tak sadarkan diri lebih dari satu bulan! Aku menunggu dengan harapan dan doa, menanti sedikit keajaiban. Tapi ketika akhirnya Ia membuka mata, seluruh tubuhnya kaku, tak bisa bergerak sedikit pun.”“Ia hanya bisa mengedipkan matanya saja, menatap kosong ke arahku. Setiap kali melihatnya seperti itu, hatiku hancur berkeping-keping. Tuhan, aku rela menukar apapun, asal Kau beri ia kesempatan untuk sembuh dan merasakan hidupnya kembali.” -Maulidia Yati, Orang tua Zeyhan-Benjolan seperti bisul tiba-tiba muncul di ketiak anakku, Zeyhan Afif (25 bln)! Saat itu tubuhnya juga demam hingga aku membawanya ke Puskesmas. Dokter hanya memberikan anakku obat bisul, tapi hari demi hari tak ada tanda-tanda kesembuhan.Hingga akhirnya benjolan di ketiak anakku pecah, tapi kondisi anakku justru malah makin lemah sampai hilang kesadaran. Aku panik memanggil-manggil nama anakku sambil membawanya ke rumah sakit, tapi tak kunjung ada respon sama sekali. Anakku mengalami koma! Hasil pemeriksaan membuat dunia seolah runtuh,  Ia dinyatakan sakit meningitis TB dan harus menjalani operasi kepala. Aku tak sanggup menahan air mata saat tahu, selama ini anakku menahan sakit pada kepalanya tanpa bisa mengeluh.Namun, operasi ternyata tak membawa perubahan berarti pada anakku. Ia hanya bisa terbaring kaku tak berdaya, seperti tanpa kesadaran. Terkadang wajahnya meringis, seolah menahan rasa sakit yang tak sanggup diungkapkan.Aku takut sekali kondisi anakku semakin memburuk. Tapi tak ada lagi yang bisa ku lakukan selain berjuang membawanya berobat.  Biayanya sangat besar, sementara suamiku hanya seorang petani dengan penghasilan pas-pasan.Sekedar ke rumah sakit saja, kami harus menempuh total 8 jam perjalanan pulang-pergi dari Payakumbuh ke Padang dengan ongkos dengan ongkos yang tidak sedikit. Belum lagi obat yang tidak dicover BPJS, susu dan kebutuhan lain selama pengobatan. #TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Zeyhan tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Zeyhan!
Dana terkumpul Rp 20.805.001
9 hari lagi Dari Rp 20.760.000
Donasi
camp
Anak

“Aku Janji Jadi Anak Baik Kalau Sembuh,” Anak Petani dari Sumba Berjuang Melawan Penyakit Jantung

“‘Kalau aku sembuh, aku mau jadi anak yang baik.’ Kalimat polos itu keluar dari mulut anakku, membuat hatiku menghangat sekaligus basah oleh air mata. Tanpa berusaha pun, ia telah menjadi anak yang baik di mataku. Kehadirannya merupakan anugerah terindah di hidupku.”“Namun, kenyataan akan penyakit ganas yang menggerogoti tubuhnya seakan menghantamku. Meski begitu, aku berjanji pada diriku sendiri, aku tak akan pernah menyerah. Aku akan terus mendampinginya, hingga suatu hari nanti ia bisa sehat, tertawa bebas, dan hidup seperti anak-anak seusianya.” -Louru Peda, Orang tua Noel-Begitu berat ujian yang harus dijalani anakku, Noel Saputra Limu (4 thn), sejak usianya 2 tahun. Napasnya tiba-tiba sering tersengal dan kukunya tampak kebiruan. Ia jadi mudah lelah ketika beraktivitas dan sering duduk jongkok karena kehabisan tenaga.Saat itu, dokter menduga bahwa anakku ada masalah paru-paru. Namun, harapan akan kesembuhan itu tak kunjung muncul. Dua tahun Ia minum obat, tapi kondisinya tak membaik. Setelah dirujuk ke rumah sakit, ternyata ketahuan anakku selama ini jantung bocor.Penyakit itu tak hanya mengguncang hatiku, tapi juga membuat hidup keluarga kami berubah. Aku mulai membawa anakku bahkan dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, ke Bali agar Ia bisa kateterisasi jantung. Namun, itu semua ternyata masih kurang, anakku harus operasi bedah ke Jakarta. Dokter bilang kalau anakku tidak ditangani dengan serius, bisa terjadi hal-hal yang tak kami inginkan. Rasanya aku ketakutan sekali kehilangan anakku, apalagi kalau jantungnya tiba-tiba berdebar kencang, bibir dan kuku tangan serta kakinya membiru. Kami hanyalah keluarga sederhana. Saya bekerja sebagai petani, sementara istri saya mengurus rumah tangga. Kondisi ekonomi kami sangat terbatas, tapi suamiku berupaya bekerja keras dan meminta bantuan keluarga agar anakku bisa operasi. Puji Tuhan, anakku telah menjalani operasi lanjutan BCPS. Saat ini Ia masih menjalani masa pemulihan di rumah sakit. Namun, anakku masih harus menjalani kontrol rutin dan pengobatan selama di Jakarta. Tentunya, anakku membutuhkan biaya untuk membeli obat yang tidak dicover BPJS, susu, dan kebutuhan lainnya.#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Noel tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Noel!
Dana terkumpul Rp 2.843.022
13 hari lagi Dari Rp 8.910.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Sedekah Bantu Makan dan Biaya Pendidikan Santri Yatim Dhuafa

Perkenalkan saya, Muhammad Arief Rahman, Pekerjaan saya sehari-hari sebagai  Karyawan Swasta dan relawan pengurus di panti asuhan dan pesantren yatim dhuafa Al-Fitra di Kab Bandung, Jawa Barat. Saya ingin menggalang dana untuk memenuhi biaya hidup santri di panti asuhan dan pesantren yatim dhuafa,  Kegiatan yang saya lakukan selama ini seperti mengajak kebaikan untuk berbagi bersama adik yatim, serta peduli terhadap pendidikannya. Kami berharap penggalangan dana ini bisa menjadi gerbang kebaikan. Saya sudah melakukan kegiatan ini sejak dua tahun yang lalu.Yang ingin dibantu ada 45 anak binaan. Kondisi sekarang, kami membutuhkan pembiayaan untuk pendidikan, kebutuhan sandang pangan, biaya kesehatan, serta pembangunan dan perbaikan infrastruktur Anak-anak yang ada di sini kebanyakan adalah para dhuafa dan yatim yang datang dari Garut serta Kabupaten Bandung. Sebagai catatan, di panti asuhan ketika hujan besar, atap kami bisa bocor. Atap kami menggunakan asbes jadi saat hujan angin air masuk ke dalam. Status pesantren pun masih asrama sewa atau mengontrak.Anak santri Yatim dhuafa Al-fitra tidak hanya belajar tentang agama. Mereka juga dibekali soft skill lainnya seperti bercocok tanam. TemanBaik, yuk bantu para santri yatim dhuafa di panti asuhan dan pesantren Al-Fitra di Kab Bandung, Jawa Barat. 
Dana terkumpul Rp 14.252.067
10 hari lagi Dari Rp 41.000.000
Donasi

Pilihan Campaign