Panggilan Mendesak

camp
Kemanusiaan

Central Park #TanggapBencanaSumatera

Curah hujan yang ekstrem memicu bencana ini, namun para ahli dan organisasi masyarakat sipil menilai tingkat kehancuran yang masif merupakan hasil dari kombinasi cuaca buruk dengan kerentanan ekologis akibat degradasi hutan di wilayah hulu. Penyebabnya adalah cuaca ekstrem (Bibit Siklon Tropis Senyar) yang melanda Sumatera sejak Selasa (25/11).Setidaknya 1.059 orang tewas dan 192 orang lainnya masih hilang. Banyaknya jumlah korban jiwa akibat bencana ini menjadikannya sebagai, bencana alam paling mematikan di Indonesia sejak Gempa bumi dan tsunami Sulawesi 2018, yang menewaskan 4.340 orang.  Menurut data BNPB per hari Rabu, 3 Desember 2025 wilayah penduduk yang terdampak serta butuh pertolongan adalah Sumatera Utara sebanyak 1,7 juta penduduk, Aceh sebanyak 1,4 juta penduduk, serta Sumatera Barat sebanyak 140,5rb penduduk. Sementara ribuan rumah terendam, fasilitas umum rusak, dan banyak keluarga terpaksa mengungsi. Sejumlah jalan desa hingga jalan nasional Sumbar-Bengkulu dilaporkan terputus akibat genangan air di Pesisir Selatan. Situasi semakin berat karena warga menghadapi kehilangan, keterbatasan logistik, dan meningkatnya risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Kondisi ini menuntut respons cepat dan penuh kepedulian untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan darurat, perlindungan, serta dukungan yang mampu memulihkan harapan di tengah masa sulit akhir tahun.Mari kita bersolidaritas bantu saudara-saudara kita yang terdampak dengan berdonasi. Bantuan darimu sangat berarti untuk mereka. Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kalian juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan mereka. Yuk ikut berkontribusi dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 101.741.031
2 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Anak

Napasnya Sesak dan Dadanya Sakit, Daviena Harus Operasi Jantung ke Jakarta

“Anakku selalu menangis sambil memegang dadanya setiap mengalami sesak napas! Aku panik, takut kehilangan, namun hanya bisa menggendongnya erat sambil berlari ke rumah sakit, tanpa mampu meredakan sedikitpun rasa sakit yang Ia tanggung.”“Kini, operasi adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan nyawa anakku. Tapi bagaimana bisa kami mewujudkannya? Suamiku hanyalah buruh serabutan di pasar burung. Meski sudah kerja mati-matian, tapi penghasilannya bahkan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.” -Ummu Hanifa, orang tua Daviena-Kehadiran anakku, Daviena Nur Latiefah (2 thn), seharusnya menjadi anugerah paling indah dalam hidup kami. Tapi kebahagiaan itu datang bersama kecemasan. Belum sempat aku menatap wajah dan memeluknya, Ia harus dirawat di ruang intensif rumah sakit karena lahir prematur.Setiap hari, aku dan suami ketar-ketir, berharap bisa membawa Daviena pulang dalam keadaan sehat. Namun, harapan itu sirna ketika dokter menyampaikan kenyataan pahit. Daviena di diagnosa jantung bocor, sebelah kanak (7mm) dan kiri (5mm).Hatiku luar biasa terguncang, apalagi anakku juga didiagnosa mengalami penyempitan saluran paru-paru. Tapi kami hanyalah keluarga sederhana di Surakarta. Biaya untuk perjalanan dan perawatannya kota besar terasa mustahil kami penuhi.Akhirnya, anakku hanya bergantung obat-obatan saja, sambil aku mengumpulkan uang untuk membawanya ke Jakarta. Sejak itu, Ia jadi mudah drop, kejang hebat, bahkan sesak napasnya sering membuatnya sampai tak sadarkan diri. Ia masih mengandalkan selang NGT untuk makan dan minumnya. Aku sendiri selalu berusaha kuat, meski rasanya tertekan sekali melihat kondisi anak dan memikirkan biaya berobatnya. Pernah Daviena dan kakaknya sama-sama sakit, aku sampai kalang kabut pinjam uang untuk mereka berobat.Namun, seberat apapun jalan yang Tuhan beri, akan selalu ada harapan bagi yang mau berjuang. Aku juga pernah tiba-tiba diberikan pekerjaan menjahit oleh tetangga disaat aku kehabisan uang untuk berobat Daviena. Upahnya cukup untuk biaya berobat Daviena hari itu.Aku tak akan berhenti berjuang sampai anakku sembuh. Aku merasa selalu dikuatkan oleh tatapan mata anakku yang penuh cinta dan keceriaan, aku tahu Ia juga sedang berjuang, berusaha sekuat tenaga untuk sembuh.Kini, di tengah keterbatasan yang kami hadapi, Daviena sangat membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, pergantian selang NGT secara rutin, susu, serta kebutuhan harian lainnya.#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Daviena tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Daviena!
Dana terkumpul Rp 1.533.007
8 hari lagi Dari Rp 18.930.000
Donasi
camp
Hewan

Dukung Aksi Andreas Nainggolan, Driver Ojol yang Jadi Pahlawan Penyelamat bagi Kucing Terlantar

Di dunia ini, hidup manusia berdampingan dengan habitat kehidupan para kucing. Apabila ada dari mereka yang kelaparan atau menderita luka, tak sedikit pula manusia yang peduli menolong. Itulah yang dilakukan oleh Andreas Nainggolan.Pria asal Magelang, Jawa Tengah yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) itu sehari-hari hidup dengan merawat kucing-kucing sakit dan terlantar. Dia pun mendirikan shelter rescue sederhana yang diberi nama Shelter Miau Miau Cats Rescue sejak 2017.Saat ini, Andreas merawat 65 kucing di shelternya. Kegiatan yang rutin dilakukan selama ini adalah memberikan pakan, vitamin serta obat-obatan pada kucing yang sedang sakit ringan. Apabila ada kucing yang sakit berat, dia membawanya ke dokter hewan. Semua biaya tersebut dia tanggung sendiri dan ada juga beberapa sumbangan dari para donatur. Sehari-hari, dia juga menerima kucing-kucing terlantar yang dititipkan dari orang lain. Andreas juga bergerak cepat apabila ada panggilan atau pesan yang dikirim kepadanya untuk menyelamatkan kucing terlantar di jalan atau pasar. Namun kendalanya sekarang adalah banyaknya jumlah kucing yang ditampung juga memperbesar biaya operasional yang harus dia keluarkan. Kondisi ekonomi saat ini tidak dalam keadaan baik, sehingga donatur banyak yang mengundurkan diri karena kondisi finansial mereka yang terpuruk.TemanBaik, Andreas Nainggolan butuh bantuan kamu untuk bisa menyelamatkan kucing-kucing yang terlantar di jalan. Yuk kita bantu Andreas agar tetap menjadi pahlawan penyelamat kucing terlantar dengan cara:Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiPilih metode pembayaran, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI). 
Dana terkumpul Rp 8.782.023
7 hari lagi Dari Rp 12.220.000
Donasi

Pilihan Campaign