Panggilan Mendesak

camp
Pendidikan

Waktunya Gen Z Berkontribusi Bersama uc.you Wujudkan Pendidikan Gratis untuk Hak Semua Kalangan

Di tengah hiruk pikuk kota yang tak pernah tidur, masih banyak suara yang tak terdengar, suara anak-anak yang berhenti sekolah bukan karena enggan belajar, melainkan karena hidup menuntut mereka untuk bertahan. Di sanalah Nara Kreatif lahir, dari keyakinan sederhana namun kuat: pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton.Berawal dari keprihatinan akan banyaknya anak putus sekolah di Indonesia, Nara Kreatif berdiri sebagai kewirausahaan sosial yang ingin membuka jalan kembali bagi mereka yang sempat terhenti. Melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nara Kreatif, pendidikan kesetaraan diberikan secara gratis bagi anak-anak dan masyarakat prasejahtera, karena setiap anak, tanpa terkecuali, berhak memiliki masa depan.PKBM Nara Kreatif menyediakan jalur belajar dari Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), hingga Paket C (setara SMA), semuanya telah terakreditasi A sejak tahun 2021. Namun perjuangan mereka tak berhenti di ruang kelas. Nara Kreatif hadir langsung di tengah masyarakat, menggandeng kelurahan dan desa agar kegiatan belajar bisa dilakukan di aula publik atau area lingkungan. Tujuannya sederhana: agar siapapun bisa belajar tanpa harus memikirkan ongkos transportasi atau biaya tambahan yang kerap menjadi penghalang.Kini, Nara Kreatif berjuang membuka akses pendidikan gratis bagi anak-anak dan masyarakat putus sekolah di Rusun Tongkol, Jakarta Utara, wilayah padat penduduk yang banyak dihuni keluarga berpenghasilan rendah. Di tempat di mana sinar matahari pun sulit menembus tiap rumah, harapan tetap harus menyala.Bagi mereka, sekolah kejar paket gratis bukan sekadar ruang belajar, melainkan kesempatan kedua untuk bermimpi. Setiap ijazah yang diraih bukan hanya selembar kertas, melainkan simbol keberanian untuk bangkit, menatap masa depan, dan percaya bahwa mereka mampu mengubah hidupnya.Melalui program ini, setidaknya 150 hingga 250 orang akan merasakan manfaat nyata. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membuka dan mengelola sekolah ini: mulai dari operasional, pengembangan kurikulum, ujian kelulusan, hingga program pendampingan dan kegiatan penunjang lainnya.Sejak berdiri pada tahun 2013, Nara Kreatif tidak pernah berhenti berjuang. Di tengah segala keterbatasan, mereka terus melangkah, menggandeng banyak pihak yang memiliki semangat yang sama, pemerataan pendidikan untuk semua.Kali ini, Nara Kreatif bersama Endang Yustika (uc.you), seorang Gen-Z Preneur yang memiliki jiwa sosial tinggi, mengajak kita semua untuk ikut serta. Melalui kampanye ini, mereka ingin membuka mata publik bahwa di balik gemerlap kota, masih ada banyak anak yang membutuhkan tangan kita untuk menggapai mimpinya.Karena setiap rupiah yang disalurkan, setiap dukungan yang diberikan, bukan hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menyalakan kembali harapan. Dan mungkin, dari satu ruang kelas kecil di Rusun Tongkol, masa depan bangsa ini sedang lahir kembali.#TemanBaik, Rp100 ribu kita bisa membantu masyarakat yang putus sekolah di Rusun Tongkol agar bisa melanjutkan pendidikan dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 188.000
6 hari lagi Dari Rp 620.740.000
Donasi
camp
Anak

Jantung dan Paru Mengalami Kelainan. Sri Harus Operasi Segera

“Selain jantungnya bocor, anak kami harus bertahan hidup dengan satu paru-paru saja. Hidupnya sempat diprediksi tidak akan panjang. Susah payah kami perjuangkan untuk kesembuhan anak kami, ayahnya berdagang nasi goreng sampai subuh untuk kumpulkan biaya. Saat ini anak kami akan menjalani operasi jantung tahap akhir menuju kesembuhannya.” -Hadiyah, Orang tua Sri-Dokter sudah mencurigai anakku, Sri Haulia (6 thn), mengalami jantung bocor sejak dalam kandungan. Aku begitu gelisah hingga tiba setelah aku melahirkannya, pihak bidan meminta untuk membawa anakku periksa karena jantungnya sangat berisik.Selain itu, kondisi fisik anakku juga tampak berbeda, kedua tangannya tidak memiliki ibu jari dan tulang ekornya memanjang. Tapi yang paling membuat hatiku hancur adalah hasil pemeriksaan menunjukkan kebocoran jantungnya tidak sedikit dan paru-parunya tidak berkembang sebelah.Sejak itu aku harus melihat anakku tumbuh dengan kondisi sakit-sakitan, Ia sering sesak nafas, batuk, flu, bibir dan tubuhnya membiru. Tapi aku tidak menjadikan itu beban, anakku ini istimewa dan aku akan terus semangat untuk mendampinginya mendapatkan kesembuhan. Saat ini anakku sudah menjalani 2 kali operasi perbaikan jantungnya. Sudah 5 kali aku bolak-balik Jakarta untuk pengobatan anakku. Bahkan saat itu aku dalam kondisi mengandung anakku yang lain, pusing, mual, hingga badan terasa remuk akibat bawaan hamil aku tahan jika imbalannya kesembuhan anak.Kondisi anakku saat ini membaik meski kadang masih mengalami sesak dan tubuhnya membiru. Tidurnya juga gelisah karena sering batuk dan sulit bernafas. Tapi perjuangan anakku menuju kesembuhannya tinggal 1 langkah lagi, Ia akan menjalani operasi jantung tahap akhir di 2024 ini.Namun kondisi keuangan keluarga kami sudah sangat menipis. Penghasilan suamiku hanya Rp50 ribu perhari tidak menutupi untuk kembali operasi ke Jakarta. Selama ini aku sudah meminjam dana ke bank dan menjual barang berharga yang aku miliki. Anakku membutuhkan biaya untuk transportasi, obat yang tidak dicover BPJS, vitamin, nutrisi, dan kebutuhan lainnya.#TemanBaik, mari bantu Sri agar bisa menjalani operasi jantung tahap akhir di Jakarta dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 15.687.018
13 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi
camp
Anak

Anak Petugas Kebersihan Berjuang dari Sakit Jantung

“Kalau bukan karena uluran tangan pemerintah waktu itu, mungkin aku sudah kehilangan anakku. Aku hanya petugas kebersihan dengan gaji pas-pasan, tak sanggup membiayai ongkos operasi dari Karawang ke Jakarta.”“Sementara itu, hatiku hancur ketika tubuhnya yang masih begitu kecil harus menghadapi meja operasi yang begitu menakutkan. Tapi hanya itu satu-satunya jalan untuknya sembuh, tak ada yang bisa ku lakukan selain memeluknya.” -Saburi, Orang tua Fathir-Setelah vaksin, hidup Fathir Ahmad Azzamy (1 thn) berubah drastis! Tiba-tiba Ia demam berhari-hari. Saat diperiksa dokter, Ia menangis keras, tapi bibir dan kukunya membiru. Saat itulah aku dihantam kenyataan pahit, anakku didiagnosa sakit jantung.Kondisinya lemah, napasnya cepat sekali tiap menangis. Ia harus di echo jantung dan dirawat di rumah sakit. Ketiba tiba waktunya operasi di Jakarta, aku sempat kebingungan, mau tinggal di mana? Biaya makan dan kebutuhan selama di luat kota jadi beban yang menghimpit. Tapi dibalik kesulitan, Tuhan selalu hadirkan jalan. Perjuangan anakku untuk sembuh diikuti dengan keajaiban yang menyertainya, kami dapat tumpangan di rumah singgah dan dapat sedikit pinjaman selama hidup di Jakarta.Pasca operasi, anakku mulai membaik. Ia anak yang aktif, jadi kadang ketika Ia berjalan aku selalu menggandeng tangannya atau kadang menggendongnya karena Ia tidak boleh kelelahan. Penyakit itu bisa datang tiba-tiba dan Ia bisa menangis sampai sesak napas tak terkendali. Masih ada operasi lanjutan yang harus dilalui anakku, tapi lagi-lagi kendala biaya tak bisa terhindari. Padahal, setelah operasi kemarin pun, napasnya masih sering sesak hingga Ia harus menginap di rumah sakit. Tak terbayangkan, jika perjuangan ini berhenti di tengah jalan…Perjuangan ini belum usai. Aku sudah kehabisan cara. Tak ada lagi barang berharga yang bisa kujual, sementara anakku masih harus kontrol rutin, butuh obat-obatan yang tak semua ditanggung BPJS, dan keperluan penting lainnya. #TemanBaik, Fathir butuh kita sekarang. Ayo bantu lanjutkan pengobatannya, klik Donasi Sekarang sebelum terlambat!
Dana terkumpul Rp 5.033.002
13 hari lagi Dari Rp 8.813.500
Donasi

Pilihan Campaign