Panggilan Mendesak

camp
Anak

Tidurnya Tak Tenang, Bronkitis Akut Buat Rasya Batuk Hebat dan Sesak Napas

“Di tengah tidur pulasnya, anakku sering tiba-tiba terbangun akibat batuk hebat yang menyiksa. Napasnya sampai sesak, dadanya naik turun susah payah. Perih sekali hatiku melihat anakku yang bahkan tidak diberikan kesempatan tidur dengan tenang karena penyakit.”“Terkadang muncul perasaan kecewa pada diriku sendiri, apakah aku salah dalam merawat anakku? Namun, ketika aku melihat semangat anakku yang selalu bilang ingin ketemu ‘dokter kakek,’ atau tidak pernah tantrum tiap minum obat, itulah yang membuatku tegar meski langkah terasa berat karena kondisi keuangan yang sulit.” -Natalia Tri, Orang tua Rasya-Penyakit bronkitis ini terus menggerogoti tubuh anakku, Rasya Athaya (6 thn)! Rasa panik menghantamku, setiap kali anakku mulai demam, flu dan batuk yang membuat napasnya sesak. Aku hanya bisa menggendongnya erat dan berlari menuju rumah sakit terdekat, sambil berdoa di setiap langkah agar ia baik-baik saja.Tak hanya itu, tubuhnya kerap menolak makanan. Apa yang masuk seringkali dimuntahkan kembali. Berat badannya terus menurun hingga kini Rasya masuk dalam kategori stunting, dengan berat badan hanya 17 kilogram. Tubuhnya tampak begitu ringkih, rapuh, seolah mudah hancur.Ada saat-saat aku menangis diam-diam sambil mengusap kepalanya ketika Ia berkata pelan, “Aku ingin sekolah.” Kalimat itu membuatku sangat sedih, Ia hanya ingin hidup sehat dan bermain seperti teman-temannya. Sebuah harapan kecil yang entah kapan bisa Ia rasakan.Di sisi lain, aku terus diliputi kecemasan. Bagaimana aku harus membawanya berobat esok hari, sementara uang di dompet tinggal seadanya? Suamiku hanyalah karyawan minimarket, penghasilannya cukup untuk makan sehari-hari. Bahkan untuk membeli susu khusus demi mencukupi gizinya pun terasa begitu berat. Namun sebagai orang tua, aku hanya bisa terus bertahan, demi satu harapan, melihat anakku tumbuh sehat dan tersenyum tanpa rasa sakit.#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Rasya tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Rasya!
Dana terkumpul Rp 4.580.222
5 hari lagi Dari Rp 4.327.722
Donasi
camp
Anak

Komplikasi Penyakit Serius Merenggut Masa Kecil Intan

Pak Rohiman dan Bu Sulyati. Mereka adalah orang tua dari tiga anak yang penuh semangat. Namun, di antara tawa dan kebahagiaan itu, ada satu sosok yang menyimpan cerita yang berbeda, Intan Nirmala, putri kedua mereka.Sejak lahir, Intan telah menghadapi berbagai tantangan yang tak terbayangkan oleh orang tua manapun. Diagnosa yang mengerikan datang silih berganti: jantung, epilepsi, speech delay, tunawicara, dan tunarungu. Di usianya yang kini menginjak enam tahun, tubuhnya masih seperti bayi, tidak dapat beraktivitas seperti anak-anak seusianya. Setiap kali kejang menyerang, Pak Rohiman dan Bu Sulyati hanya bisa berdoa dan merawatnya seadanya, dengan mengompresnya menggunakan air hangat.Satu-satunya harapan bagi Intan untuk bisa beraktivitas lebih baik adalah sepatu AFO (Ankle-Foot Orthosis) yang dapat membantunya berdiri dan berjalan. Namun, untuk mendapatkan sepatu tersebut, Pak Rohiman dan Bu Sulyati harus menghadapi kenyataan pahit, mereka tidak memiliki biaya untuk berobat, apalagi untuk membeli alat bantu yang sangat dibutuhkan oleh putri mereka.Setiap hari, Pak Rohiman berangkat kerja dengan harapan dapat mengumpulkan sedikit uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, Bu Sulyati merawat kedua anaknya yang lain dan berjuang untuk memberikan perhatian ekstra kepada Intan. Keluarga ini bukan hanya berjuang melawan penyakit, tetapi juga melawan ketidakpastian dan kesedihan yang menyelimuti setiap harinya. Intan, dengan senyumnya, selalu menunggu hari di mana ia bisa merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya. #TemanBaik, setiap donasi yang diberikan akan sangat berarti bagi Intan. Dengan sepatu AFO, bukan hanya fisiknya yang akan terbantu, tetapi juga harapan dan kebahagiaan keluarganya.Yuk, bantu dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 4.570.000
13 hari lagi Dari Rp 8.320.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Gerakan Berbagi Makan Siang Gratis untuk Kaum Duafa

#Berbagitakkanrugi merupakan aktivitas atau gerakan membagikan makan siang gratis kepada orang-orang yang membutuhkan yang diadakan saat akhir pekan. Kegiatan ini sudah kami lakukan sejak tahun 2022. Tujuan utama gerakan ini adalah kami ingin mengajak teman semua untuk sama-sama bergerak membantu orang-orang yang sedang membutuhkan bantuan. Kami tidak ingin menjadi organisasi ataupun komunitas.Kami berencana membuat kegiatan ini menjadi kegiatan rutin setiap seminggu sekali di sekitaran Kota Pekanbaru. Maka dari itu, karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang baik, kami ingin mengajak Teman-temanBaik untuk ikut berpartisipasi di dalamnya.   Selain itu, kami juga berencana untuk tetap melakukan kegiatan #Berbagitakkanrugi di bulan Ramadhan dengan membagikan makan gratis untuk saudara-saudara kita berbuka puasa. Kami senang apabila TemanBaik ikut mendukung gerakan ini. Dana yang terkumpul akan dibelikan bahan-bahan makanan yang nantinya akan diolah menjadi makan sehat dan bergizi. Bantuan untuk gerakan #Berbagitakkanrugi dapat disalurkan dengan cara klik Donasi Sekarang 
Dana terkumpul Rp 9.361.048
4 hari lagi Dari Rp 20.400.000
Donasi

Pilihan Campaign