Panggilan Mendesak

camp
Anak

Penyakit Langka Menggerogoti Lambung dan Kerongkongan Balkis

“Begitu banyak anak yang terlahir di Indonesia, tapi hanya anakku satu-satunya yang mengalami penyakit langka ini! Duniaku terasa berhenti, ketika dokter mengatakan penyakit itu menggerogoti lambung dan kerongkongan anakku.”“Dadaku sesak melihatnya tak berdaya. Tatapannya ke langit-langit rumah sakit itu seperti jeritan tanpa suara, seolah memohon pertolongan dari rasa sakit yang tak sanggup Ia ucapkan. Harapan yang kupeluk erat setelah anakku operasi seakan pupus. Bukannya membaik, anakku malah semakin sulit menelan.” -Hartini, Orang tua Balkis-Hatiku hancur berkeping-keping! Anakku, Balkis Mukarramah Arabia (15 thn), tak lagi bisa makan dengan normal melalui mulut seperti dulu lagi. Kini, setiap tegukan minuman dan suapan makanan harus melewati selang NGT yang masuk melalui hidungnya.Sepanjang hidupnya anakku tidak pernah lepas dari rasa sakit. Tak lama setelah lahir, Ia selalu diare setiap kali minum susu dan berat badannya tidak pernah naik. Saat dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan sesuatu yang membuat lututku lemas, anakku mengalami jantung bocor.Anakku pernah menjalani operasi jantung, tapi gagal akibat tekanan di paru-parunya tinggi. Penderitaan anakku bertambah panjang. Mimpi buruknya tak pernah berhenti, penyakit lain mulai menggerogoti tubuh anakku. Di usia ke-5 tahun, Ia sering nyeri perut dan muntah. Perlahan, Ia mengalami cegukan panjang, radang tenggorokan seperti ada yang mengganjal, dan nafsu makannya hilang tak bersisa. Dokter menyimpulkan ada masalah serius pada kerongkongannya, dan Ia harus menjalani operasi. Namun, anakku akhirnya dirujuk untuk pengobatan di Jakarta, karena kondisinya semakin parah setelah operasi.Ternyata Ia didiagnosa esofagitis grade C (kriteria LA), Gastroduodenitis + gastroduodenopati + ulkus Forrest III amtrumn (katup pilorus) gerd kronis, divertikulum esofagus. Seketika aku membisu, kenyataan ini begitu pahit.Di tengah kesulitan itu, titik terang muncul. Atas izin Allah, dokter profesional menawarkan untuk melakukan operasi jantung pada anakku dan titik terang mulai terlihat. Syukurlah, operasinya berhasil! Kini, dokter sedang mencari cara mengatasi penyakit lambung dan kerongkongan anakku. Namun semakin lama kami berada di Jakarta, keuangan kami semakin menipis. Setiap kali nyeri perutnya kambuh, aku tak berdaya karena tak ada biaya membawanya ke rumah sakit. Aku sudah berupaya makan 1 kali sehari, demi menghemat biaya pengobatan anakku selama di perantauan. Aku hanyalah seorang buruh tani dari Sulawesi, dengan penghasilan yang sangat terbatas. Sementara Balkis masih membutuhkan biaya untuk obat yang tidak ditanggung BPJS, susu khusus, vitamin, penggantian selang NGT, serta kebutuhan lainnya.#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Balkis tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Balkis!
Dana terkumpul Rp 3.178.001
4 hari lagi Dari Rp 62.184.000
Donasi
camp
Anak

Alami Lumpuh Otak dan Mikrosefali, Anak Saya Tidak Bisa Aktivitas Apapun

“Dokter bilang kemungkinan sembuh anak saya kecil, tapi setidaknya pengobatan mengurangi rasa sakit yang Ia derita. Rasa frustasi dan rapuh sudah saya telan dalam perjalanan saya untuk memperjuangkan kesembuhan anak saya selama 5 tahun terakhir. Saya masih menggantungkan harapan saya kepada mukjizat, suatu hari saya ingin melihat anak saya bisa mandiri dan  bisa berbicara agar saya tahu apa yang Ia rasakan dan Ia inginkan.” -Desi Lestari, Orang Tua Dafa-Tak pernah saya sangka sebelumnya, ternyata Tuhan menitipkan saya anak spesial ini. Muhammad Dafa Perdana (5 thn), buah hati yang sejak kecil membuat saya dan keluarga heran dengan kondisinya. Ia tampak berbeda, tidak ada perkembangan sama sekali seperti anak pada umumnya.Di usianya yang sudah 3 bulan, Dafa tidak bisa tengkurap dan lehernya belum bisa tegak. Saat dibawa ke dokter, hasilnya menunjukkan anak saya mengalami kelumpuhan otak dan kondisi kepalanya berukuran lebih kecil dari anak normal.Pantas saja tumbuh kembangnya terganggu, ternyata otaknya juga tidak berkembang.Hingga saat ini Ia tidak bisa berjalan, duduk, maupun bicara seperti anak seusianya. Ia hidup hanya untuk berbaring, tanpa bisa melakukan aktivitas apapun. Tanpa ada orang lain di sekelilingnya, Dafa tidak bisa hidup karena semua aktivitasnya membutuhkan bantuan. Makan dan minum harus disuapi, buang air kecil maupun besar dilakukan di atas kasur menggunakan pampers. Ia juga sangat kurus, mungkin tidak selera karena hanya bisa mengkonsumsi makanan yang lunak saja. Bahkan berat badannya hanya 7 Kg, Ia harus minum susu khusus untuk menambah berat badannya. Terkadang Ia juga sering mengalami kejang.Tapi saya sebagai orang tua selalu memperjuangkan kesembuhan anak. Saya selalu rutin membawa anak fisioterapi dengan harapan agar Dafa suatu saat bisa berkembang dan beraktivitas secara mandiri. Namun saya terkendala biaya untuk anak saya terapi wicara, dia juga butuh alat bantu dengar, membeli susu khusus, pampers, serta vitamin.Suami saya hanya bekerja sebagai satpam, tapi kalau lagi libur biasanya menjalani pekerjaan tambahan sebagai pengemudi ojek. Namun, motor juga sudah dijual karena untuk pengobatan anak yang berkebutuhan khusus. Jadi, kadang pinjam motor tetangga yang menganggur untuk berupaya mencari tambahan biaya.#TemanBaik, mari bantu Dafa untuk melanjutkan pengobatan dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 11.666.000
7 hari lagi Dari Rp 16.786.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Bantuan Sembako untuk Yatim, Duafa, dan Lansia di Panti Babussalam Cisalak

Panti Babussalam Cisalak berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, setiap anak berhak untuk hidup dan tumbuh kembang berdasar pada kasih sayang.Hai TemanBaik, Aku memutuskan untuk mendirikan Yayasan Babussalam Cisalak pada tahun 2017 di Kota Depok, atas keprihatinanku dalam melihat banyaknya anak menjadi pekerja serabutan dan terlantar. Panti ini kemudian bergerak di bidang penyantunan anak yatim, duafa, dan lansia. Sudah 80 anak yang terdiri dari anak yatim, piatu dan duafa, yang kami tampung. Banyak dari mereka yang tidak mampu secara ekonomi, sehingga mereka tidak terlalu memperhatikan pendidikan dan makanannya. Salah satunya, Satria. Anak yang ditelantarkan ayahnya sejak masih kecil. Sementara, ibunya bekerja sebagai satpam dan jarang pulang. Ia lalu dititipkan ke Panti Babussalam Cisalak. Alhamdulillah, selama di sini Satria mendapatkan perhatian dan bantuan untuk sekolah. Maka dari itu, aku ingin tetap bisa menjaga mereka, mencukupi kebutuhan sehari-hari anak binaan. Supaya selain pendidikan, gizi dan asupan mereka pun terpenuhi dengan baik. Untuk TemanBaik yang ingin turut membantu anak-anak di sini, boleh dengan meng-klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 10.922.442
8 hari lagi Dari Rp 23.500.000
Donasi

Pilihan Campaign