Panggilan Mendesak

camp
Anak

Sudah menjalani Operasi 7 Kali! Leher Haziq dilubangi Akibat Penyakit Jantung

“Usianya baru 3 tahun, tapi tubuh kecil anakku sudah melalui 7 kali operasi! Aku hampir mengira sudah tidak ada lagi harapan hidup anakku, saat Ia sempat koma 1 bulan. Tapi, seperti keajaiban dari Tuhan, ia tetap bertahan dan berjuang hidup.”“Dokter sebenarnya menyarankan agar anakku dioperasi ke Malaysia, tapi aku hanya bisa pasrah karena terkendala biaya. Akhirnya, aku memilih jalan lain, yaitu anakku menjalani operasi pembuatan lubang pada lehernya sebagai jalan napasnya. Itu pun aku juga kesulitan, karena harus membeli alat medis yang mahal…” -Sarmina, Orang tua Haziq-Meski sudah operasi berkali-kali, tetapi anakku, Haziq Al Ghifari (3 thn), masih sering mengalami sesak napas hingga dilarikan ke ICU. Ia tidak pernah tidur nyenyak, sejak penyakit kelainan jantung dan kelainan darah mulai menggerogoti hidupnya.Waktu itu usianya masih 2 bulan, Haziq tiba-tiba sering menangis tak terkendali hingga badannya membiru. Tapi aku semakin terkejut ketika Ia kejang hingga tak sadarkan diri. Dunia terasa runtuh di depan mata, tapi aku juga harus buru-buru membawanya ke rumah sakit.Tapi rumah sakit menolak menangani karena aku tak mampu membayar biaya Rp10 juta per malam! Tangisku histeris, kemana saya cari biaya sebanyak itu? Sementara aku takut kehilangan nyawa anakku. Hingga akhirnya, anakku dirujuk untuk berobat ke rumah sakit umum.Dua bulan lamanya anakku mengalami kritis! Selama itu, aku berjuang sekuat tenaga, mulai dari meminjam uang sampai menggadaikan rumah  demi pengobatannya. Syukurlah, anakku juga sangat berjuang untuk hidupnya, Ia perlahan membuka mata dan pulih.Kian hari, anakku semakin semangat untuk sembuh. Ia tak pernah menangis ketika ditusuk jarum infus. Bahkan, Haziq selalu bilang, “sembuh Haziq,” atau “Haziq sayang ibu,” hatiku rasanya pecah oleh haru dan bahagia.Namun, pengobatan anakku masih panjang dan biaya yang dibutuhkan juga terus membengkak. Suamiku bekerja keras sebagai penyadap karet dan pelayan di rumah makan, tapi penghasilannya tetap tak mencukupi. Bahkan, pernah suatu kali, aku hanya punya Rp17 ribu hasil pinjaman tetangga, itu pun hanya cukup untuk bensin dan membeli pampers eceran. Untuk susu, suamiku harus meminjam lagi ke rekan kerjanya.Anakku masih butuh biaya untuk bolak-balik ke rumah sakit, tiket pesawat untuk berobat dari Riau ke Jakarta, obat yang tidak dicover BPJS uang sewa rumah selama berobat anak di Jakarta, susu, dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Haziq tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Haziq!
Dana terkumpul Rp 14.313.000
12 hari lagi Dari Rp 14.313.000
Donasi
camp
Hewan

54 Ekor Anjing di Hello Dogs Bali Perlu Perhatian Kita Semua!

“Aku pernah menemukan seekor anjing malang dengan kondisi tanpa rahang bawah dan tanpa mata. Ia kesulitan untuk makan, tubuhnya ringkih, bahkan Ia menabrak apapun yang ada di hadapannya karena tak mampu melihat arah. Tapi Ia tetap terus berjuang dan bertahan hidup.”“Sejak saat itu aku percaya, setiap anjing terlantar juga berhak merasakan hidup yang layak, tanpa rasa lapar dan takut. Namun kenyataannya, merawat anjing liar bukanlah hal mudah. Jumlah mereka terus bertambah, mereka membutuhkan makan setiap hari, obat, vaksin dan biaya perawatan yang terus meningkat…”Perkenalkan, aku I Ketut Suarnata, pengurus shelter hewan Hello Dogs, yang berlokasi di kawasan Jalan Permata, Mumbul, Benoa, Badung Bali. Shelter ini telah menjadi rumah bagi 54 ekor anjing terlantar. Di sini, mereka tidak hanya diberi makan, tapi juga diperlakukan layaknya keluarga sendiri.Awalnya, aku tak pernah menyangka hidupku akan begitu dekat dengan anjing. Bermula ketika aku yang saat itu telah menikah sekitar 5 tahun, tapi tak kunjung dikaruniai buah hati. Hingga rekan kerjaku menyarankan agar aku memelihara anjing dahulu, untuk membuat rumah semakin hangat. Anjing pertamaku datang dalam kondisi mengenaskan, kulitnya rusak dan hampir tak ada harapan. Tapi aku merawatnya dengan penuh kasih, setiap hari kuberi obat hingga Ia jadi anjing yang cantik. Sejak itu, setiap aku melihat anjing yang terlantar, aku berpikir mereka bisa cantik kembali jika disayangi.Sejak itu, aku mulai menolong anjing sakit yang aku temui di jalanan sepi, tumpukan sampah, pasar, hingga kuburan. Banyak dari mereka datang dengan luka parah, bahkan ada yang matanya lepas karena diserang anjing lain.Lama-kelamaan, aku pun jadi menyayangi anjing terlantar ini dan tak tega untuk mengembalikannya ke jalanan. Aku sudah berupaya mencarikan rumah, tapi tak ada yang mengadopsi anjing tersebut. Akhirnya, aku memutuskan untuk menampung anjing terlantar ini.Saat ini, anjing yang berada di shelter 80% dalam kondisi sehat. Namun, kebutuhan anabul terus meningkat, apalagi istriku baru saja lahiran. Pekerjaanku sehari-hari pengemudi mobil online, segala kebutuhan anjing biasanya dari gajiku selama ini.Kadang ada donatur atau influencer yang membantu, tapi tidak selalu. Sementara anjing di shelter saat ini masih membutuhkan biaya untuk makan, membeli vitamin, obat-obatan, vaksin dan kebutuhan lainnya. #TemanBaik, yuk bantu anjing terlantar di Hello Dogs Bali agar bisa hidup dengan layak dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 8.160.051
8 hari lagi Dari Rp 21.360.000
Donasi
camp
Pendidikan

Waktunya Gen Z Berkontribusi Bersama uc.you Wujudkan Pendidikan Gratis untuk Hak Semua Kalangan

Di tengah hiruk pikuk kota yang tak pernah tidur, masih banyak suara yang tak terdengar, suara anak-anak yang berhenti sekolah bukan karena enggan belajar, melainkan karena hidup menuntut mereka untuk bertahan. Di sanalah Nara Kreatif lahir, dari keyakinan sederhana namun kuat: pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton.Berawal dari keprihatinan akan banyaknya anak putus sekolah di Indonesia, Nara Kreatif berdiri sebagai kewirausahaan sosial yang ingin membuka jalan kembali bagi mereka yang sempat terhenti. Melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nara Kreatif, pendidikan kesetaraan diberikan secara gratis bagi anak-anak dan masyarakat prasejahtera, karena setiap anak, tanpa terkecuali, berhak memiliki masa depan.PKBM Nara Kreatif menyediakan jalur belajar dari Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), hingga Paket C (setara SMA), semuanya telah terakreditasi A sejak tahun 2021. Namun perjuangan mereka tak berhenti di ruang kelas. Nara Kreatif hadir langsung di tengah masyarakat, menggandeng kelurahan dan desa agar kegiatan belajar bisa dilakukan di aula publik atau area lingkungan. Tujuannya sederhana: agar siapapun bisa belajar tanpa harus memikirkan ongkos transportasi atau biaya tambahan yang kerap menjadi penghalang.Kini, Nara Kreatif berjuang membuka akses pendidikan gratis bagi anak-anak dan masyarakat putus sekolah di Rusun Tongkol, Jakarta Utara, wilayah padat penduduk yang banyak dihuni keluarga berpenghasilan rendah. Di tempat di mana sinar matahari pun sulit menembus tiap rumah, harapan tetap harus menyala.Bagi mereka, sekolah kejar paket gratis bukan sekadar ruang belajar, melainkan kesempatan kedua untuk bermimpi. Setiap ijazah yang diraih bukan hanya selembar kertas, melainkan simbol keberanian untuk bangkit, menatap masa depan, dan percaya bahwa mereka mampu mengubah hidupnya.Melalui program ini, setidaknya 150 hingga 250 orang akan merasakan manfaat nyata. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membuka dan mengelola sekolah ini: mulai dari operasional, pengembangan kurikulum, ujian kelulusan, hingga program pendampingan dan kegiatan penunjang lainnya.Sejak berdiri pada tahun 2013, Nara Kreatif tidak pernah berhenti berjuang. Di tengah segala keterbatasan, mereka terus melangkah, menggandeng banyak pihak yang memiliki semangat yang sama, pemerataan pendidikan untuk semua.Kali ini, Nara Kreatif bersama Endang Yustika (uc.you), seorang Gen-Z Preneur yang memiliki jiwa sosial tinggi, mengajak kita semua untuk ikut serta. Melalui kampanye ini, mereka ingin membuka mata publik bahwa di balik gemerlap kota, masih ada banyak anak yang membutuhkan tangan kita untuk menggapai mimpinya.Karena setiap rupiah yang disalurkan, setiap dukungan yang diberikan, bukan hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menyalakan kembali harapan. Dan mungkin, dari satu ruang kelas kecil di Rusun Tongkol, masa depan bangsa ini sedang lahir kembali.#TemanBaik, Rp100 ribu kita bisa membantu masyarakat yang putus sekolah di Rusun Tongkol agar bisa melanjutkan pendidikan dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Dana terkumpul Rp 188.000
13 hari lagi Dari Rp 620.740.000
Donasi

Pilihan Campaign